puisi jalaludin rumi

digg del.icio.us TRACK TOP
By Idham Halil | Filed in Puisi | No comments yet.

Puasa Membakar Hijab

Rasa manis yang tersembunyi,

Ditemukan di dalam perut yang kosong ini!

Ketika perut kecapi telah terisi,

ia tidak dapat berdendang,

Baik dengan nada rendah ataupun tinggi.

Jika otak dan perutmu terbakar karena puasa,

Api mereka akan terus mengeluarkan ratapan dari dalam dadamu.

Melalui api itu, setiap waktu kau akan membakar seratus hijab.

Dan kau akan mendaki seribu derajat di atas jalan serta dalam hasratmu.

 

Read the remainder of this entry »

Tags: , ,

Tender yang melelahkan

digg del.icio.us TRACK TOP
By Idham Halil | Filed in Opini | No comments yet.

setelah melewati masa evaluasi penawaran yang panjang, akhirnya panitia

mengumumkan calon pemenang lelang, walaupun jalan terseok – seok

di komplain kanan kiri, sampai aku sendiri stres karena diancam secara fisik

oleh rekanan yang menurut kami tidak profesional. Entah apakah aku untuk tahun berikutnya

mau menjadi panitia lelang, aku telah lelah secara fisik dan juga lelah pikirin.

Jadi panitia sudah menjadi konsekuensinya di jadikan kambing hitam oleh rekanan,

padahal kita mau bekerja secara jujur, tapi kadang kita dipaksakan menjadi seorang

pecundang yang harus ikut kemampuan orang tertentu.

Mungkin aku harus istirahat dulu dari KEPANITIAAN.

Kesalehan Ritual dan Kesalehan Sosial

digg del.icio.us TRACK TOP
By Idham Halil | Filed in Teras Diri | No comments yet.

Dalam versi keagamaan ada beberapa persepsi kesalehan, biasanya para ulama membagi tingkat kesalehan dalam dua kategori : Kesalehan Ritual dan Kesalehan Sosial. Biasanya krteria kesalehan ritual  diukur dengan tingkat ketaatan seseorang dalam menjalankan ibadah, sholat, zikir, puasa dan banyak lagi yang polanya adalah pendekatan kepada Allah swt. Pendek kata kesalehan ritual dilihat dari ketaatan pada dogma ajaran agama. Sedangkan kesalehan sosial seseorang merupakan output sosialnya yaitu kasih sayang, saling menghargai, sikap demokrasi, suka membantu orang lain dll.

Dalam kehidupan manakah yang penting apakah kesalehan ritual dengan mengensampingkan hak orang lain, mengorbankan hak diri seseorang atau kah lebih mementingkan kesalehan sosial, menghargai dan membatu orang lain dengan cara meningggalkan dogma ajaran agamnya. Dalam sebuah hadist Rasullah telah menggambarkan hakekat kesalehan sosial. Seorang sahabat pernah memuji kesalehan orang lain di depan Kanjeng Nabi. “Mengapa ia kau sebut sangat saleh?” tanya Gusti Kanjeng Nabi Muhammad SAW. “Soalnya, tiap saya masuk masjid ini dia sudah salat dengan khusyuk dan tiap saya sudah pulang, dia masih saja khusyuk berdoa.”

“Lho, lalu siapa yang memberinya makan dan minum?” tanya Kanjeng Nabi lagi.

“Kakaknya,” sahut sahabat tersebut. “Kakaknya itulah yang layak disebut saleh,” sahut Kanjeng Nabi lebih lanjut. Sahabat itu diam. Sebuah pengertian baru terbentuk dalam benaknya. Ukuran kesalehan, dengan begitu, menjadi lebih jelas diletakkan pada tindakan nyata. Kesalehan, jadinya, lalu dilihat dampak kongkretnya dalam kehidupan sosial.

Tentu saja, hanya kesalehan sosial yang bisa diukur dengan cara seperti itu. Dalam agama, sebenarnya kedua corak kesalehan itu merupakan wajah sebuah kemestian yang tak usah ditawar. Secara normatif, keduanya haruslah merupakan bagian hidup tiap-tiap hamba.

Kita, pendeknya, selalu diminta tampil ideal. Artinya, secara ritual kita saleh, secara sosial pun kita mestinya saleh juga. Maka, betapa pun pahitnya harus diakui bahwa memang, silang selisih antara mereka yang lebih menggarisbawahi kesalehan ritual dengan mereka yang lebih memilih kesalehan sosial masih bisa terjadi terus-menerus. Ini tak menjadi soal. Sebab, bukankah silang selisih itu sendiri merupakan sebuah dialog untuk mencapai takaran ideal itu juga?

kembali lagi

digg del.icio.us TRACK TOP
By Idham Halil | Filed in Teras Diri | One comment

Hampir satu tahu tidak memposting blogku, ada ke rinduan juga untuk kembali untuk sekedar membuat tulisan tulisan walaupun mungkin jauh dari kesan ilmiah. Setelah berkutat dengan rutinitas pekerjaan yang kadang membuat jenuh, berhadapan dengan bermacam macam orang yang mempunyai karakter berbeda, ada yang suka protes yang penting kepentingannya diakomodasi, ada yang hanya sekedar cari  muka dan masih banyak lagi sifat sifat orang.

Kebetulan ponakan, menegur kenapa kok nggak pernah ngisi blognya lagi, aku jawab terlalu banyak tugas sehingga nggak sempat mengisi blogku lagi. Mulai sekarang aku usahan mengupdate data deh, baik warta atau sekedar info pulauku, Teras diri yang lama sekali nggak diisi lagi. Welcome BlogKU .

Akhir Aku Kembali Lagi Thanks

Sapi Sonok Madura Dipatenkan

digg del.icio.us TRACK TOP
By Idham Halil | Filed in Warta | No comments yet.

Madura - Pemkab Pamekasan mematenkan hak cipta budaya sapi sonok ke Departemen Hukum dan HAM. Hal ini perlu dilakukan agar Pemkab Pamekasan mendapat kepastian budaya sapi sonok yang selama ini juga digemari oleh masyarakat Madura itu adalah milik asli dan hasil ciptaan orang Pamekasan.

Kabag Hukum Setdakab Pamekasan, Yudi Kiesna Mukti SH, mengatakan, Kamis (18/2), hari ini pihaknya bersama Kabag Kesra Drs Hairil Basar akan mengantarkan berkas-berkas persyaratan pendaftaran untuk dapat hak cipta itu ke Kanwil Departemen Hukum dan HAM JawaTimur. Kemudian dari sana dilanjutkan untuk dinaikkan ke Depertemen Hukum dan HAM melalui Direktorat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Jakarta.

Beberapa berkas yang akan dijadikan pelengkap pensyaratan pendaftaran antara lain adalah berupa buku sejarah sapi sonok yang ditulis oleh Drs Khairil Basar dan berbagai keterangan formal dan catatan lainnya. ”Untuk sementara kita sendiri telah membentuk tim untuk mendapatkan hak cipta ini. Semoga saja semuanya bisa berjalan lancar,” katanya. Read the remainder of this entry »

Tags: , , , ,

Selamat Ulang Tahun

digg del.icio.us TRACK TOP
By Idham Halil | Filed in Teras Diri | One comment

29062007148Tepat tanggal 17 Pebruari adalah Ultah Istriku tercinta, ibu dari anak – anakku. Semoga panjang umur, tabah menghadapi tingkah polah anak – anak. Semoga Sukses selalu dalam kehidupan ini Amin…