11 Tahun sudah Tragedi 12 Mei
By Idham Halil. Filed in Teras Diri |Walaupun agak terlambat untuk mengucapkan bela sungkawa yang sedalam – dalamnya untuk para korban tragedi 12 mei 1998 yang sudah 11 tahun berlalu, sampai sekarang belum ada juga penyelesaiannya. Rezim sudah beberapa kali berganti mulai dari Gus Dur, Megawati dan terakhir Bapak KITA SBY tapi seperti pemerintah tidak ada keberpihakan kepada para korban tragedi 12 mei tersebut. Tragedi 12 Mei yang lebih dikenal dengan TRAGEDI TRISAKTI, telah merenggut nyawa 4 orang mahasiswa Trisakti, yaitu Hafidin Royan, Elang Mulia Lesmana, Hendryawan Sie, dan Hery Hartanto.
Tulisan ini tidak akan saya perpanjang. Saya hanya berharap mudah-mudahan para politisi, para pejabat pemerintah tidak hanya bisa berorasi, jual janji, saling lempar wacana, yang kita butuhkan adalah Tindakan Kongkrit dari pemerintah.
Untuk mengenang mereka para PAHLAWAN REFORMASI marilah kita menundukkan wajah sejenak berdo’a kepada Ilahi Rabbi agar semua amal perbuatan mereka diterima disisiNya Amin …………
Ini sebait tulisan yang terpahat pada Monumen Tragedi 12 Mei 1998 :
Hari ini kami datang bersama bunga dan sejuta pekik sebagai tanda kasih serta keteguhan kami demi keadilan… karena kami yakin bahwa Reformasi merupakan keharusan
Merah Putih setengah tiang bersaksi atas Darah, Keringat, Air Mata, Rasa Takut dan rasa ingin berontak bercampur menjadi satu… Ratusan dari kami yang cedera puluhan dari kami yang ditembaki atas kesewenang-wenangan Penguasa… Empat saudara kami tercinta, telah gugur meninggalkan ribuan duka, kalut dan marah yang mendalam
… Perjuanganmu takkan sia-sia saudaraku, tiap tetes darahmu akan berarti bagi Bangsa dan Negri ini… Dan ini menjadi bukti bagi kami yang setia bahwa keAdilan adalah kePatutan!
Jakarta, 12 Mei 1998
Mereka yang telah Berjuang


