<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:. idhamhalil .: &#187; Teras Diri</title>
	<atom:link href="http://idhamhalil.web.id/category/teras-diri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://idhamhalil.web.id</link>
	<description>d@eng m@kassik</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 11:41:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kesalehan Ritual dan Kesalehan Sosial</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/kesalehan-ritual-dan-kesalehan-sosial</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/kesalehan-ritual-dan-kesalehan-sosial#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2011 07:16:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=649</guid>
		<description><![CDATA[Dalam versi keagamaan ada beberapa persepsi kesalehan, biasanya para ulama membagi tingkat kesalehan dalam dua kategori : Kesalehan Ritual dan Kesalehan Sosial. Biasanya krteria kesalehan ritual  diukur dengan tingkat ketaatan seseorang dalam menjalankan ibadah, sholat, zikir, puasa dan banyak lagi yang polanya adalah pendekatan kepada Allah swt. Pendek kata kesalehan ritual dilihat dari ketaatan pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam versi keagamaan ada beberapa persepsi kesalehan, biasanya para ulama membagi tingkat kesalehan dalam dua kategori : Kesalehan Ritual dan Kesalehan Sosial. Biasanya krteria kesalehan ritual  diukur dengan tingkat ketaatan seseorang dalam menjalankan ibadah, sholat, zikir, puasa dan banyak lagi yang polanya adalah pendekatan kepada Allah swt. Pendek kata kesalehan ritual dilihat dari ketaatan pada dogma ajaran agama. Sedangkan kesalehan sosial seseorang merupakan output sosialnya yaitu kasih sayang, saling menghargai, sikap demokrasi, suka membantu orang lain dll.</p>
<p>Dalam kehidupan manakah yang penting apakah kesalehan ritual dengan mengensampingkan hak orang lain, mengorbankan hak diri seseorang atau kah lebih mementingkan kesalehan sosial, menghargai dan membatu orang lain dengan cara meningggalkan dogma ajaran agamnya. Dalam sebuah hadist Rasullah telah menggambarkan hakekat kesalehan sosial. Seorang sahabat pernah memuji kesalehan orang lain di depan Kanjeng Nabi. &#8220;Mengapa ia kau sebut sangat saleh?&#8221; tanya Gusti Kanjeng Nabi Muhammad SAW. &#8220;Soalnya, tiap saya masuk masjid ini dia sudah salat dengan khusyuk dan tiap saya sudah pulang, dia masih saja khusyuk berdoa.&#8221;</p>
<p>&#8220;Lho, lalu siapa yang memberinya makan dan minum?&#8221; tanya Kanjeng Nabi lagi.</p>
<p>&#8220;Kakaknya,&#8221; sahut sahabat tersebut. &#8220;Kakaknya itulah yang layak disebut saleh,&#8221; sahut Kanjeng Nabi lebih lanjut. Sahabat itu diam. Sebuah pengertian baru terbentuk dalam benaknya. Ukuran kesalehan, dengan begitu, menjadi lebih jelas diletakkan pada tindakan nyata. Kesalehan, jadinya, lalu dilihat dampak kongkretnya dalam kehidupan sosial.</p>
<p>Tentu saja, hanya kesalehan sosial yang bisa diukur dengan cara seperti itu. Dalam agama, sebenarnya kedua corak kesalehan itu merupakan wajah sebuah kemestian yang tak usah ditawar. Secara normatif, keduanya haruslah merupakan bagian hidup tiap-tiap hamba.</p>
<p>Kita, pendeknya, selalu diminta tampil ideal. Artinya, secara ritual kita saleh, secara sosial pun kita mestinya saleh juga. Maka, betapa pun pahitnya harus diakui bahwa memang, silang selisih antara mereka yang lebih menggarisbawahi kesalehan ritual dengan mereka yang lebih memilih kesalehan sosial masih bisa terjadi terus-menerus. Ini tak menjadi soal. Sebab, bukankah silang selisih itu sendiri merupakan sebuah dialog untuk mencapai takaran ideal itu juga?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/kesalehan-ritual-dan-kesalehan-sosial/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kembali lagi</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/kembali-lagi</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/kembali-lagi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Jan 2011 07:40:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=646</guid>
		<description><![CDATA[Hampir satu tahu tidak memposting blogku, ada ke rinduan juga untuk kembali untuk sekedar membuat tulisan tulisan walaupun mungkin jauh dari kesan ilmiah. Setelah berkutat dengan rutinitas pekerjaan yang kadang membuat jenuh, berhadapan dengan bermacam macam orang yang mempunyai karakter berbeda, ada yang suka protes yang penting kepentingannya diakomodasi, ada yang hanya sekedar cari  muka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hampir satu tahu tidak memposting blogku, ada ke rinduan juga untuk kembali untuk sekedar membuat tulisan tulisan walaupun mungkin jauh dari kesan ilmiah. Setelah berkutat dengan rutinitas pekerjaan yang kadang membuat jenuh, berhadapan dengan bermacam macam orang yang mempunyai karakter berbeda, ada yang suka protes yang penting kepentingannya diakomodasi, ada yang hanya sekedar cari  muka dan masih banyak lagi sifat sifat orang.</p>
<p>Kebetulan ponakan, menegur kenapa kok nggak pernah ngisi blognya lagi, aku jawab terlalu banyak tugas sehingga nggak sempat mengisi blogku lagi. Mulai sekarang aku usahan mengupdate data deh, baik warta atau sekedar info pulauku, Teras diri yang lama sekali nggak diisi lagi. Welcome BlogKU .</p>
<p>Akhir Aku Kembali Lagi Thanks</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/kembali-lagi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Ulang Tahun</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/selamat-ulang-tahun</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/selamat-ulang-tahun#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 05:13:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[Tepat tanggal 17 Pebruari adalah Ultah Istriku tercinta, ibu dari anak &#8211; anakku. Semoga panjang umur, tabah menghadapi tingkah polah anak &#8211; anak. Semoga Sukses selalu dalam kehidupan ini Amin&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/29062007148.jpg" rel="lightbox[615]"><img class="alignleft size-medium wp-image-616" title="29062007148" src="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/29062007148-300x225.jpg" alt="29062007148" width="180" height="135" /></a>Tepat tanggal 17 Pebruari adalah Ultah Istriku tercinta, ibu dari anak &#8211; anakku.  Semoga panjang umur, tabah menghadapi tingkah polah anak &#8211; anak.  Semoga Sukses selalu dalam kehidupan ini Amin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/selamat-ulang-tahun/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alam Maya yang sudah tidak Maya</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/alam-maya-yang-sudah-tidak-maya</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/alam-maya-yang-sudah-tidak-maya#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 14:06:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>
		<category><![CDATA[dunia maya]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[FB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=610</guid>
		<description><![CDATA[Situs jejaring sosial semacam facebook, twitter dan banyak lagi sudah menjadi bagian dari hidup dan menjadi booming 2 tahun terakhir ini, seperti gengsi jika orang tidak pernah tahu apa itu facebook dan twitter dan dianggap gaptek jika belum masuk ke jejaring perkenalan tersebut. Rasanya ada yang kurang jika belum mengup date status kita. jika di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/waspadalah.jpg" target="_self" rel="lightbox[610]"><img class="alignleft size-medium wp-image-611" title="waspadalah" src="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/waspadalah-300x182.jpg" alt="waspadalah" width="300" height="182" /></a>Situs jejaring sosial semacam facebook, twitter dan banyak lagi sudah menjadi bagian dari hidup dan menjadi booming 2 tahun terakhir ini, seperti gengsi jika orang tidak pernah tahu apa itu facebook dan twitter dan dianggap gaptek jika belum masuk ke jejaring perkenalan tersebut. Rasanya ada yang kurang jika belum mengup date status kita. jika di ibaratkan ada yang kurang dalam hidup jika belum buka facebook.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun banyak efek positifnya antara lain adanya penggalangan dukungan terhadap kriminalisasi KPK, bantuan koin untuk prita, juga untuk mencari saudara, teman &#8211; teman yang udah lama menghilang yang sudah tidak ketemu ujung dunianya, dengan FB akhirnya ketemu, ibaratkan sekarang dunia udah digenggaman jika udah berasik dengan FB.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari segi negatif, beberapa hari yang lalu kita disuguhi dengan berita menghilangnya seorang remaja dengan teman chattingnya yang ketemu di jejaringan sosial FB.  Teman dalam dunia maya merayu dengan rayuan gombal sehingga ketemu di dunia nyata, dalam istilah saya alam maya yang sudah tidak maya lagi. Terbukti kebanyakan teman dalam dunia mayanya hanya seorang penipu ulung yang merayu, sehingga membuat sock orang tua.</p>
<p style="text-align: justify;">Terlepas dari itu semua sebua teknologi atau hal baru apapun yg sedang menggejala, kita harus bijak menyikapinya. Karena positif atau negatifnya tergantung bagaimana kita memanfaatkannya. sekali lagi waspadalah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/alam-maya-yang-sudah-tidak-maya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Valentine dalam keseharian</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/valentine-dalam-keseharian</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/valentine-dalam-keseharian#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 07:47:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>
		<category><![CDATA[14 pebruari]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[valentine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=606</guid>
		<description><![CDATA[Setiap tanggal 14 Pebruari diperingati sebagai hari Valentine (hari Kasih Sayang) bagi kebanyakan orang, mayoritas remaja memperingatinya sebagai suatu hari yang istimewa dengan berbagi kado coklat. Dilihat dari historisnya valentine mempunyai latar belakang sejarah. Ensiklopedia Katolik menyebutkan tiga versi tentang Valentine, tetapi versi terkenal adalah kisah Pendeta St.Valentine yang hidup di akhir abad ke 3 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setiap tanggal 14 Pebruari diperingati sebagai hari Valentine (hari Kasih Sayang) bagi kebanyakan orang, mayoritas remaja memperingatinya sebagai suatu hari yang istimewa dengan berbagi kado coklat. Dilihat dari historisnya valentine mempunyai latar belakang sejarah. Ensiklopedia Katolik menyebutkan tiga versi tentang Valentine, tetapi versi terkenal adalah kisah Pendeta St.Valentine yang hidup di akhir abad ke 3 M di zaman Raja Romawi Claudius II. Pada tanggal 14 Februari 270 M Claudius II menghukum mati St.Valentine yang telah menentang beberapa perintahnya. Claudius II melihat St.Valentine mengajak manusia kepada agama nashrani, lalu dia memerintahkan untuk menangkapnya.</p>
<p>Dalam versi kedua, Claudius II memandang para bujangan lebih tabah dalam berperang daripada mereka yang telah menikah yang sejak semula menolak untuk pergi berperang. Maka dia mengeluarkan perintah yang melarang pernikahan. Tetapi St.Valentine menentang perintah ini dan terus mengadakan pernikahan di gereja dengan sembunyi-sembunyi ampai akhirnya diketahui lalu dipenjarakan. Dalam penjara dia berkenalan dengan putri seorang penjaga penjara yang terserang penyakit. Ia mengobatinya hingga sembuh dan jatuh cinta kepadanya. Sebelum dihukum mati, dia mengirim sebuah kartu yang bertuliskan “Dari yang tulus cintanya, Valentine.” Hal itu terjadi setelah anak tersebut memeluk agama nashrani bersama 46 kerabatnya.”<span id="more-606"></span></p>
<p>Versi ketiga menyebutkan ketika agama nashrani tersebar di Eropa, di salah satu desa terdapat sebuah tradisi Romawi yang menarik perhatian para pendeta. Dalam tradisi itu para pemuda desa selalu berkumpul setiap pertengahan bulan Februari. Mereka menulis nama-nama gadis desa dan meletakkannya di dalam sebuah kotak, lalu setiap pemuda mengambil salah satu nama dari kotak tersebut, dan gadis yang namanya keluar akan menjadi kekasihnya sepanjang tahun. Ia juga mengirimkan sebuah kartu yang bertuliskan “Dengan nama Tuhan Ibu, saya kirimkan kepadamu kartu ini.”<br />
Akibat sulitnya menghilangkan tradisi Romawi ini, para pendeta memutuskan mengganti kalimat “Dengan nama Tuhan Ibu” dengan kalimat “Dengan nama Pendeta Valentine” sehingga dapat mengikat para pemuda tersebut dengan agama Nashrani.</p>
<p>Versi lain mengatakan St.Valentine ditanya tentang Atharid, Tuhan perdagangan, kefasihan, makar dan pencurian, dan Jupiter, Tuhan orang Romawi yang terbesar. Maka dia menjawab Tuhan-Tuhan tersebut buatan manusia dan bahwasanya Tuhan yang sesungguhnya adalah Isa Al Masih. Bahkan saat ini beredar kartu-kartu perayaan keagamaan ini dengan gambar anak kecil dengan dua sayap terbang mengitari gambar hati sambil mengarahkan anak panah ke arah hati yang sebenarnya merupakan lambang Tuhan cinta bagi orang-orang Romawi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari beberapa versi diatas mempunyai historis berupa pengorbanan dan pembataian. Sehingga setiap tanggal 14 pebruari atau valentine day sangat banyak sekali pengorbanan pada hari itu. Pengorbanan seorang manusia sesema manusia. Pernah nggak kita bayangkan pada hari valentine berapa banyak cinta yang ditolak, sehingga sering mengorbankan diri akibat patah hati. Hari valentine cenderung merusak secara moral, karena banyak itikad yang tidak baik pada hari itu, pernyataan cinta yang kadang lebih mengarah hal &#8211; hal negatif.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya valentine itu tidak hanya setiap tanggal 14 Pebruari tetapi setiap hari, detik, menit dan jam kita peringati dengan memberikan kasih sayang pada sesema, menolong orang yang sedang kesusahaan dan masih banyak lagi ajaran &#8211; ajaran kebaikan untuk bervalentine setiap hari.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/valentine-dalam-keseharian/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fenomena GUS DUR</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/fenomena-gus-dur</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/fenomena-gus-dur#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 04:30:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=587</guid>
		<description><![CDATA[Lewat sudah 40 hari meninggalknya gus dur, tapi masyarakat tetap mengenang beliau baik dari kaum santri abangan sampai santri  priyayi dari Kaum Islam sampai dengan Kaum Lintas Agama. Sosok Gus Dur merupakan fenomena tersendiri pada abad ini khususnya di negara Indonesia. Beliau dikenal masyarakat sebgai pembela HAM yang gigih, pembela kaum marginal. Menurut Menurut Greg [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://www.gusdur.net/skins/gusdur/images/slide-2_2.jpg" alt="" width="298" height="151" />Lewat sudah 40 hari meninggalknya gus dur, tapi masyarakat tetap mengenang beliau baik dari kaum santri abangan sampai santri  priyayi dari Kaum Islam sampai dengan Kaum Lintas Agama. Sosok Gus Dur merupakan fenomena tersendiri pada abad ini khususnya di negara Indonesia. Beliau dikenal masyarakat sebgai pembela HAM yang gigih, pembela kaum marginal.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Menurut Greg Barton, pemikiran Gus Dur memiliki kekuatan. Selain dari sisi tema yang merambah ke berbagai ranah, relevansinya baik bagi masyarakat Islam dan non-Islam di Indonesia, maupun masyarakat agama di belahan bumi lainnya.</p>
<p><span id="more-587"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Gus Dur salah satu putra terbaik NU yang mewakili dikancah politik serta percaturan demokrasi di Indonesia dewasa ini. sampai ada yang menyatakan bahwa Gus Dur merupakan Bapak Demokrasi Indonesia serta Bapak Pluralisme Indonesia.</p>
<p><!--more--></p>
<p style="text-align: justify;">Pola pemikiran kadang melompat nggak ketemu juntrungan, bahkan lebih maju kedepan dari sekitarnya sehingga sering membuat  masyarakat bingung dengan pikiran &#8211; pikiran beliau, yang pada akhirnya setelah ditelaah secara mendalam akan terbukti kebenaran dari ucapan beliau. Seorang Nurcholish Majid yang biasa disebut Cak Nur mengatakan bahwa Gus Dur berdiam dan berpikir diatas angin, artinya bahwa pemikiran susah ditebak kemana arahnya tetapi tetap dalam koridor Demokrasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang menjadi pertanyaan adalah siapakah sekarang bisa mengganti Gus Dur yang telah menjadi Fenomena yang menarik , yang bisa melanjutkan pikiran &#8211; pikiran beliau yang bisa membawa ROH GUS DUR kealam Demokrasi Indonesia Raya</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat Jalan Gus Dur&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Bapak Bangsa, Bapak Demokrasi &#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Bapak Pluralisme..</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat Jalan Kesederhaan &#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/fenomena-gus-dur/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapal DBS II</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/kapal-dbs-ii</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/kapal-dbs-ii#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 01:51:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=552</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu, masyarakat kepulauan khususnya masyarakat kangean dikejutkan dengan pemberitaan Kapal Sumekar II mengalami kerusakan yang fatal dan bahkan nyaris menenggelamkan kapal tersebut diperairan pulau sepudi, kerusakan pintu depan sehingga mengakibatkan kapal sumekar II tidak bisa melanjutkan pelayaran kepulau kangean. Dari beberap prediksi orang meyatakan bahwa sebenarnya kapal tersebut tidak layak berlayar ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu, masyarakat kepulauan khususnya masyarakat kangean dikejutkan dengan pemberitaan Kapal Sumekar II mengalami kerusakan yang fatal dan bahkan nyaris menenggelamkan kapal tersebut diperairan pulau sepudi, kerusakan pintu depan sehingga mengakibatkan kapal sumekar II tidak bisa melanjutkan pelayaran kepulau kangean.</p>
<p>Dari beberap prediksi orang meyatakan bahwa sebenarnya kapal tersebut tidak layak berlayar ke pulau kangean, sungguh memprihatinkan memang hari gini masih saja pejabat sumenep saling tuding&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/kapal-dbs-ii/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Bekerja Untuk DPRD Baru</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/selamat-bekerja-untuk-dprd-baru</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/selamat-bekerja-untuk-dprd-baru#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 01:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[Walaupun agak terlambat, tidak ada salah saya mengucapkan selamat datang DPRD Baru Kabupaten Sumenep masa bakti 2009 &#8211; 2014, selamat bekerja mengemban amanah rakyat sumenep. Amanah adalah nomer satu dalam setiap langkah hidup, jika sudah mengabaikan amanah rakyat sama saja melalaikan amanah Tuhan yang dibebankan kepada para Legislator. Suara rakyat adalah adalah Suara Tuhan. Khusus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Walaupun agak terlambat, tidak ada salah saya mengucapkan selamat datang DPRD Baru Kabupaten Sumenep masa bakti 2009 &#8211; 2014, selamat bekerja mengemban amanah rakyat sumenep. Amanah adalah nomer satu dalam setiap langkah hidup, jika sudah mengabaikan amanah rakyat sama saja melalaikan amanah Tuhan yang dibebankan kepada para Legislator. Suara rakyat adalah adalah Suara Tuhan.</p>
<p>Khusus kepada legsilator Dapil VII (Arjasa, Kangayan dan Sapeken) saya khusus mengucapkan selamat datang dalam ranah perpolitikan di tanah sumenep, jangan hanya tidur perjuangan rakyat kepulauan, yang sampai saat ini masih butuh perhatian ekstra dari para legislator.</p>
<p>Sekali lagi SELAMAT UNTUK WAKILKUDI DPRD KABUPATEN SUMENEP</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/selamat-bekerja-untuk-dprd-baru/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pusing &#8230;&#8230;</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/pusing</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/pusing#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 14:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=535</guid>
		<description><![CDATA[Lama sekali nggak ngisi blogku, habis hari hari ini sibuk ngurus persiapan pelelangan di Kantor , pusing mikir berkas &#8211; berkas yang akan dilelang ditambahi lagi diberikan beban sebagai sekretaris panitia pelelangan tamabah double nih pusingnya. Jadi harap maklum aja kalo beberapa hari ini aku nggak sempat ngisi blogku. Rencananya sih hari jum&#8217;at ini mau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lama sekali nggak ngisi blogku, habis hari hari ini sibuk ngurus persiapan pelelangan di Kantor , pusing mikir berkas &#8211; berkas yang akan dilelang ditambahi lagi diberikan beban sebagai sekretaris panitia pelelangan tamabah double nih pusingnya.</p>
<p>Jadi harap maklum aja kalo beberapa hari ini aku nggak sempat ngisi blogku. Rencananya sih hari jum&#8217;at ini mau di umumkan di koran berarti tambah sibuk lagi panitia, minta dukungan ama teman-teman</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/pusing/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>11 Tahun sudah Tragedi 12 Mei</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/11-tahun-sudah-tragedi-12-mei</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/11-tahun-sudah-tragedi-12-mei#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 01:25:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[Walaupun agak terlambat untuk mengucapkan bela sungkawa yang sedalam – dalamnya untuk para korban tragedi 12 mei 1998 yang sudah 11 tahun berlalu, sampai sekarang belum ada juga penyelesaiannya. Rezim sudah beberapa kali berganti mulai dari Gus Dur, Megawati dan terakhir Bapak KITA SBY tapi seperti pemerintah tidak ada keberpihakan kepada para korban tragedi 12 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Walaupun agak terlambat untuk mengucapkan bela sungkawa yang sedalam – dalamnya untuk para korban tragedi 12 mei <span> </span>1998 yang sudah 11 tahun berlalu, sampai sekarang belum ada juga penyelesaiannya. Rezim sudah beberapa kali berganti mulai dari Gus Dur, Megawati dan terakhir Bapak KITA SBY <span> </span>tapi seperti pemerintah tidak ada keberpihakan kepada para korban tragedi 12 mei tersebut. Tragedi 12 Mei yang lebih dikenal dengan <strong>TRAGEDI TRISAKTI</strong>, telah merenggut nyawa 4 orang mahasiswa Trisakti, yaitu Hafidin Royan, Elang Mulia Lesmana, Hendryawan Sie, dan Hery Hartanto.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tulisan ini tidak akan saya perpanjang. Saya hanya berharap mudah-mudahan para politisi, para pejabat pemerintah tidak hanya bisa berorasi, jual janji, saling lempar wacana, yang kita butuhkan adalah Tindakan Kongkrit dari pemerintah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Untuk mengenang mereka para PAHLAWAN REFORMASI marilah kita menundukkan wajah sejenak berdo’a kepada Ilahi Rabbi agar semua amal perbuatan mereka diterima disisiNya Amin …………</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Ini sebait tulisan yang terpahat pada Monumen Tragedi 12 Mei 1998 :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span lang="FI"><a href="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/12-mei1.jpg" target="_self" rel="lightbox[518]"><img class="alignleft size-full wp-image-523" title="12-mei1" src="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/12-mei1.jpg" alt="12-mei1" width="184" height="137" /></a>Hari ini kami datang bersama bunga dan sejuta pekik sebagai tanda kasih serta keteguhan kami demi keadilan… karena kami yakin bahwa Reformasi merupakan keharusan</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span lang="FI"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span lang="FI">Merah Putih setengah tiang bersaksi atas Darah, Keringat, Air Mata, Rasa Takut dan rasa ingin berontak bercampur menjadi satu… Ratusan dari kami yang cedera puluhan dari kami yang ditembaki atas kesewenang-wenangan Penguasa… </span></em><em><span lang="SV">Empat saudara kami tercinta, telah gugur meninggalkan ribuan duka, kalut dan marah yang mendalam</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span lang="SV"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span lang="SV">… Perjuanganmu takkan sia-sia saudaraku, tiap tetes darahmu akan berarti bagi Bangsa dan Negri ini… Dan ini menjadi bukti bagi kami yang setia bahwa keAdilan adalah kePatutan!</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span lang="SV"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span lang="SV"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span lang="FI">Jakarta, 12 Mei 1998</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span lang="FI"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span lang="FI">Mereka yang telah Berjuang</span></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/11-tahun-sudah-tragedi-12-mei/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

