<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:. idhamhalil .: &#187; Umum</title>
	<atom:link href="http://idhamhalil.web.id/category/umum/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://idhamhalil.web.id</link>
	<description>d@eng m@kassik</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 11:41:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Turut Berduka Cita</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/turut-berduka-cita</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/turut-berduka-cita#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 13:28:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[situ gintung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=417</guid>
		<description><![CDATA[Turut Berduka Cita Atas Musibah Yang Melanda Saudara Kita atas : &#8220;Petaka Tanggul Situ Gintung&#8221; Semoga Saudara &#8211; Saudara Kita Meninggal Dalam Keadaan Syahid Amin&#8230;.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;"><a href="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/jebolape1.jpg" target="_self" rel="lightbox[417]"><img class="aligncenter size-medium wp-image-418" title="jebolape1" src="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/jebolape1-300x166.jpg" alt="jebolape1" width="300" height="166" /></a></h3>
<h3 style="text-align: center;">Turut Berduka Cita Atas  Musibah Yang Melanda Saudara Kita atas :</h3>
<h1 style="text-align: center;">&#8220;Petaka Tanggul Situ Gintung&#8221;</h1>
<h3 style="text-align: center;">Semoga Saudara &#8211; Saudara Kita Meninggal Dalam Keadaan Syahid Amin&#8230;.</h3>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/turut-berduka-cita/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MUI Bangkalan : Memilih Fardu Kifayah</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/mui-bangkalan-memilih-fardu-kifayah</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/mui-bangkalan-memilih-fardu-kifayah#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 01:05:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Warta]]></category>
		<category><![CDATA[bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa mui]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[pileg 2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[Setelah lama menjadi polemik bahwa golput menurut fatwa MUI adalah haram hukumnya yang berarti masyarakat yang tidak menyalurkan hak pilihnya pada pileg(k) dan pilres yang akan datang dihukum berdosa, ini fatwa beneran apa cuman guyon. Radar madura hari ini menurunkan berita yang menyejukkan untuk masyarakat yang progolput (untung bukan golhit) bahwa MUI Bangkalan secara implisit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah lama menjadi polemik  bahwa golput menurut fatwa MUI adalah  haram hukumnya  yang berarti masyarakat yang tidak menyalurkan hak pilihnya pada pile<span style="text-decoration: line-through;">g</span>(k) dan pilres yang akan datang dihukum berdosa, ini fatwa beneran apa cuman guyon.</p>
<p style="text-align: justify;">Radar madura hari ini menurunkan berita yang menyejukkan untuk  masyarakat yang progolput (untung bukan golhit) bahwa MUI Bangkalan secara implisit tidak memfatwakan wajib memilih  itu adalah wajib tetapi menurut  KH Machfud Hadi selaku ketua MUI Bangkalan bahwa memilih adalah merupakan fardu kifayah . Seorang pemilih saja sudah dapat mewakili warga pemilih lainnya. &#8220;Itu <em>kan</em> tak ubahanya seperti menyembahyangkan mayat. Jadi, satu orang saja sudah cukup,&#8221; jelasnya. <span id="more-278"></span>Menurutnya, memilih perwakilannya di dewan, MUI Bangkalan menyerahkan pada pribadi warga. Jika ada yang berminat memilih, maka dianjurkan untuk memilih. &#8220;Kami hanya menganjurkan untuk memilih saja. Bukan mengharamkan kalau tidak memilih (golput),&#8221; ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Golput merupakan fenomena politik yang wajar dalam era domokrasi saat ini, bagaimanapun golput<span style="text-decoration: line-through;">hit</span> adalah pilihan politik  masyarakat jika merasa pada pileg yang akan datang tidak merasa keterwakilannya oleh caleg-caleg yang terdaftar di KPU/D maupun yang sudah terpancang di baliho-baliho di pinggir jalan atau para caleg tersebut tidak  mumpuni.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencegah banyaknya golput, satu hal yang harus dilakukan adalah memperbanyak sosialisasi dari caleg pada masyarakat tentang visi dan misi mereka jika mereka duduk di kursi panas DPRD. wong sampai sekarang saya juga bingung mau milih siapa?????????</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/mui-bangkalan-memilih-fardu-kifayah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PNS Boleh Ikut Kampanye Asal Jangan Pakai Seragam</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/pns-boleh-ikut-kampanye-asal-jangan-pakai-seragam</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/pns-boleh-ikut-kampanye-asal-jangan-pakai-seragam#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 05:08:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Warta]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pns]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Ini kabar gembira PNS yang biasa bermain- main dengan politik , Mendagri memberi sedikit kelonggaran PNS yang mau ikut kampanye dipersilahkan untuk hadir tapi dengan satu persyaratan tidak boleh datang dengan meggunakan baju kebesaran PNS  alasannya takut disangka ada mobilsasi. Baju kita itu coklat, kalau berkelompok-kelompok langsung kelihatan. Sebagai PNS, boleh saja kita ikutan kampanye. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://www.detikinet.com/images/content/2007/11/23/399/Mardiyanto-mendagri.jpg" alt="" width="110" height="110" />Ini kabar gembira PNS yang biasa bermain- main dengan politik , Mendagri memberi sedikit kelonggaran PNS yang mau ikut kampanye dipersilahkan untuk hadir tapi dengan satu persyaratan tidak boleh datang dengan meggunakan baju kebesaran PNS  alasannya takut disangka ada mobilsasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Baju kita itu coklat, kalau berkelompok-kelompok langsung kelihatan. Sebagai PNS, boleh saja kita ikutan kampanye. Tetapi sendiri saja. Jangan pakai baju PNS ramai-ramai di tempat yang sama. Nanti dikira ada yang memobilisasi,&#8221; kata Mendagri Mardiyanto.</p>
<p>Hal ini disampaikan dia saat memberikan pembekalan kepada Panwaslu, KPUD, Pemda se-Indonesia, di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (12/3/2009).</p>
<p style="text-align: justify;">Secara pribadi bagaimanapun PNS mempunyai hak politik juga untuk memilih, tapi mendagri meminta jangan sampai terjebak dalam politik praktis.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/pns-boleh-ikut-kampanye-asal-jangan-pakai-seragam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Produksi Dalam Negeri (Lokal) VS Luar Negeri</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/produksi-dalam-negeri-lokal-vs-luar-negeri</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/produksi-dalam-negeri-lokal-vs-luar-negeri#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 07:33:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[pns]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[produk dalam negeri]]></category>
		<category><![CDATA[sepatu]]></category>
		<category><![CDATA[wapres]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu, saat melihat tayangan berita di salah satu televisi swasta. saya melihat peristiwa yang unik. Saat itu Wapres Yusuf Kalla sedang mengadakan rapat dengan sejumlah menteri dan pejabat terkait. Tapi sebelum menbahas rapat tersebut. Yusuf Kalla menyuruh para menteri dan pejabat untuk melepas sepatu yang mereka pakai. Untuk melihat apakah produksi dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu, saat melihat tayangan berita di salah satu televisi swasta. saya melihat peristiwa yang unik. <span lang="SV">Saat itu Wapres Yusuf Kalla sedang mengadakan rapat dengan sejumlah menteri dan pejabat terkait. Tapi sebelum menbahas rapat tersebut. Yusuf Kalla menyuruh para menteri dan pejabat untuk melepas sepatu yang mereka pakai. Untuk melihat apakah produksi dalam negeri atau produk impor.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Karena di perintah Wapres para pejabat dengan tersenyum simpul membuka sepatunya sambil berkata sepatunya produk lokal asli dari cibaduyut, ada lagi yang mengatakan sepatu tanpa merk. Itulah gambaran pejabat kita mereka akan berkilah dan mengatakan mereka cinta pada produksi dalam negeri. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV"><span id="more-30"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Sebagai implementasi dari perintah buka sepatu oleh wapres maka Fahmi Idris selaku Menteri Perindustrian akan mengeluarkan SKB untuk mengatur semua PNS untuk lebih mencintai produk lokal. </span><span lang="FI">Tetapi beberapa hari setelah itu dicounter oleh bu Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu bahwa tidak ada aturan yang mengatur tetang kewajiban PNS menggunakan Produk Lokal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Jika kita melihat dan berfikir mungkin dapat dikatakan 90% PNS akan menggunakan produk dalam negeri (lokal) bukan karena mereka anti produk luar negeri atau import tetapi kemampuan finansial PNS tersebut yang tidak memungkin membeli produk import. </span><span lang="SV">Tanpa ada semacam SKB pun PNS akan dengan sendirinya menggunakan produk lokal. Tinggal bagaimana sekarang pejabat tinggi yang harus meninggalkan budaya konsumtif, budaya hedonisme dan budaya gengsi kalau tidak menggunakan produk import. Mereka sudah terlanjur terkena “racun”brand image produk impor yang diciptakan oleh mereka sendiri dibilang keren. Mungkin kerena alasan prestige-lah yang mendorong kebanyakan dari pejabat di Indonesia “mendewakan” produk impor.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Terkait dengan masalah tersebut Pemerintah harus lebih mengutamakan untuk membangkitkan pabrik produk produk lokal, mengembangkan usaha home industri serta bagaimana caranya Pemerintah biar masyarakat lebih mencintai produksinya sendiri mungkin dengan cara memasang iklan di layar kaca tentang keunggulan produksi dalam negeri atau mungkin kembali ke slogan masa lalu ACI (Aku Cinta Indonesia) dalam segala hal. &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/produksi-dalam-negeri-lokal-vs-luar-negeri/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suara Rakyat Untuk Para Caleg</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/suara-rakyat-untuk-para-caleg</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/suara-rakyat-untuk-para-caleg#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 07:09:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[caleg]]></category>
		<category><![CDATA[parpol]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Dengan di ketoknya palu Mahkamah Konstitusi (MK) yang merestui suara terbanyak untuk pemilu yang akan datang, membawa berkah kepada caleg yang nomor urut sepatu alias buncit karena bisa memungkinkan para caleg dapat meraih kursi. Penetapan suara terbanyak ini disambut gembira oleh para pihak wabil khusus para caleg nomor sepatu dan hal ini merupakan telak kepada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan di ketoknya palu Mahkamah Konstitusi (MK) yang merestui suara terbanyak untuk pemilu yang akan datang, membawa berkah kepada caleg yang nomor urut sepatu alias buncit karena bisa memungkinkan para caleg dapat meraih kursi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Penetapan suara terbanyak ini disambut gembira oleh para pihak wabil khusus para caleg nomor sepatu dan hal ini merupakan telak kepada para penguasa &#8211; penguasa parpol papan atas yang awalnya hanya ongkang &#8211; ongkang sepatu sekarang mau tidak mau sekarang mereka harus mengkalkulasi kembali kemampuannya baik material (maksudnya duit) maupun immaterial(kalo mereka KO). Yang jelas keputusan MK ini berdampak pada jalannya mekanisme partai.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI"><span id="more-16"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Partai yang selama ini bersandar pada figur ketua umumnya, pengkultusan individu, serta fanatisme buta tidak akan layak jual lagi. Tetapi partai yang dikelola dengan sistim serta manajemen administrasi profesional akan lebih dominan dimasa-masa akan datang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Caleg pun tidak bisa lagi bersandar kepada ketokohan sang ketua semata. Namun harus bekerja lebih keras lagi membangun citra serta jaringannya sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Dengan jumlah partai dan para caleg peserta pemilu sedemikian besar, para calon harus berhitung seberapa besar peluang kemenangannya. Faktor pertama yang harus diketahui oleh para caleg sebelum berkampanye adalah kemampuan dari diri sendiri yang paling utama adalah SDM dari caleg dan selanjutnya adalah material, bagaimanapun menjadi caleg sudah merupakan konsensus bagi orang awam bahaw mereka mempunya dana yang banyak walaupun kenyataannya mungkin dananya minim. Ini yang harus diingat oleh caleg masyarakat sekarang lebih pintar untuk memilih.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Baru baru ini kita disuguhkan dilayar kaca seorang caleg dari makassar adalah seorang pedagang bakso. </span><span lang="FI">Dia merasa mampu secara kualitas diri, akhirnya dengan keterbatasannya sebagai penjual bakso dia berkampanye kapada pelanggannya dan sesama tukang bakso. Cukup sekian entar saya sambung lagi.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/suara-rakyat-untuk-para-caleg/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Datang</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/posting-pertama</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/posting-pertama#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 12:42:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[blog anak sapeken]]></category>
		<category><![CDATA[putra sapeken]]></category>
		<category><![CDATA[selamat datang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Selamat datang blog pribadiku&#8230;&#8230;. to be continue]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat datang blog pribadiku&#8230;&#8230;. to be continue</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/posting-pertama/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

