<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:. idhamhalil .: &#187; Warta</title>
	<atom:link href="http://idhamhalil.web.id/category/warta-lokal-nasional-internasional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://idhamhalil.web.id</link>
	<description>d@eng m@kassik</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 11:41:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sapi Sonok Madura Dipatenkan</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/sapi-sonok-madura-dipatenkan</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/sapi-sonok-madura-dipatenkan#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 01:58:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>
		<category><![CDATA[madura]]></category>
		<category><![CDATA[pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[paten]]></category>
		<category><![CDATA[sapi sonok]]></category>
		<category><![CDATA[sumenep]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=627</guid>
		<description><![CDATA[Madura - Pemkab Pamekasan mematenkan hak cipta budaya sapi sonok ke Departemen Hukum dan HAM. Hal ini perlu dilakukan agar Pemkab Pamekasan mendapat kepastian budaya sapi sonok yang selama ini juga digemari oleh masyarakat Madura itu adalah milik asli dan hasil ciptaan orang Pamekasan. Kabag Hukum Setdakab Pamekasan, Yudi Kiesna Mukti SH, mengatakan, Kamis (18/2), [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em><strong><a href="http://" target="_self"><img class="alignleft" src="http://www.indosiar.com/images/news/teropong/a_060203_sapi04.jpg" alt="" width="164" height="145" /></a>Madura </strong></em>- Pemkab Pamekasan mematenkan hak cipta budaya sapi sonok ke Departemen Hukum dan HAM. Hal ini perlu dilakukan agar Pemkab Pamekasan mendapat kepastian budaya sapi sonok yang selama ini juga digemari oleh masyarakat Madura itu adalah milik asli dan hasil ciptaan orang Pamekasan.</p>
<p>Kabag Hukum Setdakab Pamekasan, Yudi Kiesna Mukti SH, mengatakan, Kamis (18/2), hari ini pihaknya bersama Kabag Kesra Drs Hairil Basar akan mengantarkan berkas-berkas persyaratan pendaftaran untuk dapat hak cipta itu ke Kanwil Departemen Hukum dan HAM JawaTimur. Kemudian dari sana dilanjutkan untuk dinaikkan ke Depertemen Hukum dan HAM melalui Direktorat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Jakarta.</p>
<p>Beberapa berkas yang akan dijadikan pelengkap pensyaratan pendaftaran antara lain adalah berupa buku sejarah sapi sonok yang ditulis oleh Drs Khairil Basar dan berbagai keterangan formal dan catatan lainnya. ”Untuk sementara kita sendiri telah membentuk tim untuk mendapatkan hak cipta ini. Semoga saja semuanya bisa berjalan lancar,” katanya.<span id="more-627"></span></p>
<p>Apakah nanti tidak akan mendapat protes dari daerah tingkat dua lainnya di Madura seperti Bangkalan, Sampang dan Sumenep mengingat sapi sonok ini juga banyak digemari didaerah itu, Yudi Kiesna membenarkan bahwa sapi sonok itu juga banyak digemari dan menjadi kebanggaan masyarakat Madura secara umum, namun dia menegaskan bahwa asal usul sapi sonok itu dari Pamekasan.</p>
<p>“Penciptanya atau yang pertama kali memulainya adalah dari Pamekasan. Karena itu maka hak cipta sapi sonok itu pantas untuk menjadi hak milik Pamekasan. Persoalan daerah lain di Madura juga banyak yang senang itu tidak masalah apalagi kita di Madura ini kan memang satu keluarga dan saudara,” katanya.</p>
<p>Sapi sonok pertama kali dicetuskan oleh warga Batu Kerbui pesisir utara Pamekasan. Dalam sejarahnya setiap kali selesai bekerja membajak ladang, para petani biasanya memandikan sapinya itu. Setelah dimandikan maka sepasang sapi itu didiamkan ke satu tiang ”tancek’’. Kebiasaan itu juga dilakukan oleh petani lain dalam satu petak tanah tegal, sehingga tampak ramai.</p>
<p>Nah dalam perkembangannya, kemudian muncul pemikiran dari para petani untuk memilih dan melombakan mana sapi yang paling bersih dan rapi berdiri. Pasangan sapi itu juga kemudian didandani dengan asesoris lain yang indah. Kemudian dari inilah tradisi sapi sonok itu muncul, yang pada akhirnya menjadi sebuah budaya masyarakat Pamekasan dan Madura pada umumnya.</p>
<p>Sapi sonok dalam perkembangannya bukan hanya menjadi perekat hubungan sosial, namun juga memiliki makna budaya dan tehnologi. Bagi Pamekasan sapi sonok telah menjadi kebanggan tersendiri. Bupati Pamekasan telah mendapatkan penghargaan sebagai bupati yang memiliki kepedulian yang tinggi atas pelestarian budaya karena komitmennya untuk melestarikan sapi sonok ini.</p>
<p>Dari aspek sosial budaya sapi sonok mendekatkan hubugan sosial masyarakat Madura, dan dari budaya juga menjadikan sapi sonok ini sebagai sebuah hasil kreasi masyarakat yang menjadi kebanggaan. Sedangkan dari aspek tehnologi, lahirlah tehnologi untuk membibitkan sapi yang berkualitas dan menjaga kelestarian spesies sapi Madura.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/sapi-sonok-madura-dipatenkan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>NU SUMENEP HARAMKAN PERAYAAN VALENTINE DAY</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/nu-sumenep-haramkan-perayaan-valentine-day</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/nu-sumenep-haramkan-perayaan-valentine-day#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 07:47:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=601</guid>
		<description><![CDATA[Sumenep &#8211; Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sumenep, mengharamkan perayaan Hari Valentine, yang biasa dirayakan para kawula muda untuk mengungkapkan kasih sayang kepada teman maupun pasangannya. Ketua PC NU Sumenep, Drs. KH. Abdullah Cholil, M.Hum mengatakan, awalnya, perayaan valentine tersebut tidak begitu dipersoalkan, karena dianggap aksi yang mendasarkan pada bentuk kasih sayang antar manusia. “Tapi, fenomena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em><strong><a href="http://" target="_self"><img class="alignleft" src="http://media.vivanews.com/thumbs2/2009/02/14/65440_valentine_300_225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Sumenep</strong></em> &#8211; Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sumenep, mengharamkan perayaan Hari Valentine, yang biasa dirayakan para kawula muda untuk mengungkapkan kasih sayang kepada teman maupun pasangannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua PC NU Sumenep, Drs. KH. Abdullah Cholil, M.Hum mengatakan, awalnya, perayaan valentine tersebut tidak begitu dipersoalkan, karena dianggap aksi yang mendasarkan pada bentuk kasih sayang antar manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">“Tapi, fenomena yang terjadi akhir-akhir ini, hari kasih sayang ini sudah menyimpang dari filosofinya. Bahkan, prakteknya sudah menjurus pada perbuatan maksiat. Jadi, kami menyimpulkan perayaan valentine itu hukumnya haram,”kata KH. Abdullah Cholil, pada wartawan di Sumenep, Kamis (11/02).</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menjelaskan, pada dasarnya aktivitas apapun selagi belum ada ketentuan dalam syariat Islam, maka aktivitas itu hukumnya diperbolehkan. Namun, jika aktivitas itu menjadi sumber timbulnya kemaksiatan, otomatis hukumnya menjadi haram.</p>
<p><span id="more-601"></span></p>
<p style="text-align: justify;">“Semestinya, perayaan Hari Valentine yang dikenal sebagai hari kasih sayang itu, diisi dengan aktivitas yang positif. Semisal, berkunjung ke panti asuhan atau panti yatim,”terangnya mengungkapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada semua masyarakat, supaya melarang anaknya untuk merayakan Valentine Day, yang jatuh pada tanggal 14 Pebruari 2010, agar aksi kemaksiatan dalam momentum tersebut bisa dicegah sejak dini.</p>
<p style="text-align: justify;">“Sesuai hasil pengamatan kami, semua kegiatan yang dilakukan para anak muda dalam merayakan Hari Valentine tersebut, hampir sebagian besar diisi dengan aktivitas yang tidak bermanfaat dan menjurus pada perbuatan maksiat,”ungkapnya menegaskan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/nu-sumenep-haramkan-perayaan-valentine-day/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Jalan GUS DUR</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/selamat-jalan-gus-dur</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/selamat-jalan-gus-dur#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 01:09:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=563</guid>
		<description><![CDATA[Selamat jalan kami ucapkan kepada KH. ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR) Selamat jalan Bapak Bangsa Indonesia Semoga Semua Amal Saleh di terima disisi ALLAH SWT]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a id="thumbnail" href="http://wiwitfatur.files.wordpress.com/2009/04/gd_think1.jpg" rel="lightbox[563]"><img style="BORDER-RIGHT: 1px solid; BORDER-TOP: 1px solid; FLOAT: left; MARGIN: 10px 10px 0px; BORDER-LEFT: 1px solid; BORDER-BOTTOM: 1px solid" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:i5wbq_-xYBQOkM:http://wiwitfatur.files.wordpress.com/2009/04/gd_think1.jpg" alt="Lihat gambar ukuran penuh" width="106" height="79" /></a></p>
<p>Selamat jalan kami ucapkan kepada<br />
KH. ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR)<br />
Selamat jalan Bapak Bangsa Indonesia<br />
Semoga Semua Amal Saleh di terima disisi ALLAH SWT</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/selamat-jalan-gus-dur/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Parade Kebohongan dan Kepura-puraan</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/parade-kebohongan-dan-kepura-puraan</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/parade-kebohongan-dan-kepura-puraan#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 16:28:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=540</guid>
		<description><![CDATA[Kampanye Pilpres di Indonesia, semuanya bisa dijadikan jualan untuk meraih simpati public. Termasuk juga jualan agama. Sesuatu yang tidak terbiasa dikerjakan akan dipaksakan dan dicitrakan sebagai telah terbiasa dikerjakannya. Mereka yang jarang menginjakkan kakinya di atas sajadah, bahkan menjadi terlihat rajin pergi ke masjid, asalkan ada wartawan yang meliputnya. Bahkan akan dibuat sedemikian rupa agar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Kampanye Pilpres di Indonesia, semuanya bisa dijadikan jualan untuk meraih simpati public. Termasuk juga jualan agama. Sesuatu yang tidak terbiasa dikerjakan akan dipaksakan dan dicitrakan sebagai telah terbiasa dikerjakannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Mereka yang jarang menginjakkan kakinya di atas sajadah, bahkan menjadi terlihat rajin pergi ke masjid, asalkan ada wartawan yang meliputnya. <span id="more-540"></span>Bahkan akan dibuat sedemikian rupa agar yang bersangkutan duduknya di barisan paling depan.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Mereka yang tidak biasa mengerjakan sholat Jumat berjamaah akan berupaya untuk mengundang wartawan agar menyiarkannya bahwa dirinya rajin sholat Jumat berjamaah. Mereka yang tidak biasa mengikuti majelis pengajian akan menghadiri majelis pengajian. Mereka yang tidak biasa memakai jilbab akan memakai jilbab pada saat disorot kamera televisi. Bahkan ibadah umroh pun menjadi diperuntukkan hanya sebagai daya tarik untuk konstituen pemilihnya saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Agama dihinakan hanya sebagai barang mainan layaknya., Simbol-simbol agama dilecehkan hanya sebagai pencitraan sementara selama kampanye saja. Ujub dan riya menjadi diperbolehkan atas nama pencitraan kesolehan dalam menjalankan ajaran agama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Walau semua itu serba dusta, kemunafikan, kebohongan, hanya bagaikan drama sandiwara yang kepura-puraan belaka. Sampai kapan rakyat hanya akan dijadikan obyek sebuah kedustaan dan kepura-puraan ?. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Orang-orang pun tak lagi sungkan untuk berkata bohong dan mantap untuk berbicara dusta, hanya untuk membela capres cawapres yang didukungnya, serta meraih kekuasaan duniawi. Padahal berdusta itu besar sekali dosanya di mata Allah SWT.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>“Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta”. [QS Adz Dzaariyaat:10]</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>“Suatu khianat besar bila kamu berbicara kepada kawanmu dan dia mempercayai kamu sepenuhnya padahal dalam pembicaraan itu kamu berbohong kepadanya”. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>“Hendaklah kamu selalu benar. Sesungguhnya kebenaran membawa kepada kebajikan dan kebajikan membawa ke surga. Selama seorang benar dan selalu memilih kebenaran dia tercatat di sisi Allah seorang yang benar (jujur). Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)”. (HR. Bukhari).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Terlepas dari kepura-puraan dan pencitraan, dalam Pilpres kali ini sungguh menarik untuk diamati, apakah politik aliran dan ideologi Islam politik memang benar telah mati ?.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Apakah perempuan berjilbab akan lebih menarik simpati dibandingkan dengan perempuan tak berjilbab yang belum bisa mengaji ?.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Apakah selembar kain yang dinamai Jilbab akan tak lagi punya arti ?.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Apakah keinginan akan sebuah perubahan yang menuju kearah kemandirian bangsa akan terkalahkan oleh sebuah mantra ajaib ” I Love the United States, with All its Faults. I consider it My Second Country ”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Wallahualambishshawab.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/parade-kebohongan-dan-kepura-puraan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paranormal: SBY Bawa Malapetaka 9,9,49</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/paranormal-sby-bawa-malapetaka-9949</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/paranormal-sby-bawa-malapetaka-9949#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 16:22:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=537</guid>
		<description><![CDATA[Politisi yang juga paranormal Permadi berpendapat kalau bencana di Indonesia pada masa pemerintahan SBY bukan karena faktor alam. Menurut ilmu kejawen tanggal kelahiran SBY mempengaruhi terjadinya kekacauan dan malapetaka terus-menerus. “Silakan saya mau dibilang klenik. Tapi tanggal kelahiran 9 bulan 9, tahun 49 itu jatuhnya malapetaka,” kata Permadi dalam dialog bertajuk ‘Politisasi Bencana Alam Antara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Politisi yang juga paranormal Permadi berpendapat kalau bencana di Indonesia pada masa pemerintahan SBY bukan karena faktor alam. Menurut ilmu kejawen tanggal kelahiran SBY mempengaruhi terjadinya kekacauan dan malapetaka terus-menerus.</p>
<p style="text-align: justify;">“Silakan saya mau dibilang klenik. Tapi tanggal kelahiran 9 bulan 9, tahun 49 itu jatuhnya malapetaka,” kata Permadi dalam dialog bertajuk ‘Politisasi Bencana Alam <span id="more-537"></span>Antara Klenik, Ilmiah dan Religius di gedung DPR RI, Rabu (24/6).</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Permadi yang juga pengurus Partai Gerindra, selain takdir, faktor Dewi Durga yang menaungi SBY sebagai penyebabnya. Dalam primbon juga disebutkan kalau tanggal kelahiran SBY itu jatuhnya malapetaka.”Ia dinaungi oleh Dewi Betari Durga, Dewi angkara murka,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, salah satu anggota partai pendukung koalisi yang mengusung SBY-Boediono yakni Marwan Ja’far dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menolak pernyataan Permadi. Menurutnya,  bencana yang terjadi selama pemerintahan SBY dianggap adalah sebagai ujian kepada bangsa</p>
<p style="text-align: justify;">“Indonesia porak poranda bukan karena SBY pembawa malapetaka, tapi karena SBY mendapat limbah dari pemimpin Orde Baru sebelumnya. Kita mesti mengambil hikmah dari semua bencana yang terjadi selama ini guna introspeksi untuk masa depan bangsa yang lebih baik,” kata Marwan Ja’far yang juga Ketua DPP PKB.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Marwan, bencana yang sering terjadi selama ini, bukan karena faktor klenik malapetaka. Tapi karena SBY mendapatkan limbah dari Soekarno dan Soeharto yang tidak sedikit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/paranormal-sby-bawa-malapetaka-9949/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook-an Berlebihan Diharamkan Ponpes se Jawa-Madura</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/facebook-an-berlebihan-diharamkan-ponpes-se-jawa-madura</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/facebook-an-berlebihan-diharamkan-ponpes-se-jawa-madura#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 07:46:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=528</guid>
		<description><![CDATA[www.detikSurabaya.com &#8211; Kediri &#8211; Boomingnya layanan situs jejaring sosial, seperti facebook, friendster maupun chatting untuk menjalin hubungan pertemanan diam-diam diawasi oleh ulama. Pondok Pesantren se Jawa-Madura yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pondok Pesantren Putri (FMP3) mengharamkan pemanfaatan situs jejaring sosial secara berlebihan, seperti mencari jodoh maupun pacaran. Pernyataan ini sesuai dengan hasil pembahasan dalam Forum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span class="reporter"><strong>www.detikSurabaya.com</strong> &#8211; </span><strong>Kediri</strong> &#8211; 	<em>Boomingnya</em> layanan situs jejaring sosial, seperti facebook, friendster maupun chatting untuk menjalin hubungan pertemanan diam-diam diawasi oleh ulama.</p>
<p style="text-align: justify;">Pondok Pesantren se Jawa-Madura yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pondok Pesantren Putri (FMP3) mengharamkan pemanfaatan situs jejaring sosial secara berlebihan, seperti mencari jodoh maupun pacaran.<span id="more-528"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pernyataan ini sesuai dengan hasil pembahasan dalam Forum Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtdien Lirboyo, Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, yang dilaksanakan sejak 2 hari yang lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ini merupakan hasil pembahasan terakhir yang kami lakukan semalam. Intinya, larangan ini kami keluarkan sesuai dengan aturan yang sudah ada dalam ketentuan agama,&#8221; kata salah satu anggota perumus Komisi C FMP3, Masruhan saat ditemui detiksurabaya.com di Pondok Pesantren Lirboyo, Jum&#8217;at (22/5/2009).</p>
<p style="text-align: justify;">Dijelaskan oleh Masruhan, larangan tersebut ditekankan adanya hubungan pertemanan spesial yang berlebihan. Apabila hubungan pertemanan spesial tersebut dilakukan mengenal karakter seseorang dalam kerangka ingin menikahi dengan keyakinan keinginannya akan mendapatkan restu dari orang tua, hal tersebut tetap diperbolehkan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Di sini yang dilarang apabila penggunan facebook hanya untuk mencari jodoh dan mengenal karakternya dan tidak dalam proses khitbah (pinangan atau lamaran),&#8221; jelas Masruhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam penentuan pernyataan tersebut, FMP3 menggunakan sejumlah dasar. Antara lain Kitab Bariqah Mahmudiyah halaman 7, Kitab Ihya&#8217; Ulumudin halaman 99, Kitab Al-Fatawi Al-Fiqhiyyah Al-Kubra halaman 203, serta sejumlah kitab dan tausiyah dari ulama besar.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Intinya yang kami hasilkan ini sesuai dengan ketentuan dalam agama, yang secara tegas sudah menyebutkan hubungan pertemanan speSial tanpa ada maksud keseriusan diharamkan,&#8221; ungkap Masruhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dijadikannya penggunaan layanan jejaring sosial sebagai pembahasan dalam forum Bahtsul Masail, dijelaskan Masruhan dikarenakan penggunaannya sudah dianggap sangat mengkhawatirkan. Pertemanan dalam facebook oleh masyarakat, sejauh ini dianggap lebih sering dilakukan dengan sifat tidak serius.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara terpisah juru bicara forum Bahtsul Masail FMP3, Nabil Haroen menegaskan, dalam pengambilan keputusan tersebut pihaknya menggunakan dasar yang berbeda dengan dasar yang digunakan oleh forum lain.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Seperti MUI kalau memiliki dasar lain dengan keputusan yang berbeda kami tidak dapat menyalahkan. Kami hanya menjalankan kewajiban seorang muslim untuk saling mengingatkan, dengan tidak ada maksud menekan,&#8221; kata Nabil.</p>
<p style="text-align: justify;">Ditegaskan Nabil, hukum haram yang dikeluarkan pihaknya hanya untuk penggunaan facebook untuk hubungan pertemanan spesial yang berlebihan. Layanan jejaring sosial semacam friendster dan facebook tetap dinyatakan halal bila dipergunakan sesuai manfaat dan kegunaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami juga harapkan, pernyataan ini bisa dijadikan pelajaran bagi owner facebook atau friendster, agar mereka lebih selektif serta menggunakan kontrol ketat terhadap penggunaannya,&#8221; papar Nabil.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/facebook-an-berlebihan-diharamkan-ponpes-se-jawa-madura/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masa Tenang, Caleg di Sumenep Pilih Ritual di Gua</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/masa-tenang-caleg-di-sumenep-pilih-ritual-di-gua</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/masa-tenang-caleg-di-sumenep-pilih-ritual-di-gua#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 08:15:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=470</guid>
		<description><![CDATA[Sumenep &#8211; Melakukan ritual semedi agar memperoleh suara yang signifikan pada Pemilu 2009 tidak hanya dilakukan caleg di Banyuwangi saja. Di Sumenep, Madura pun hal serupa juga dilakukan para calon wakil rakyat. Memasuki masa tenang, puluhan calon legislatif (Caleg) di Kabupaten Sumenep, Madura melaksanakan ritual semedi. Semedi ini dilakukan untuk meminta hidayah agar meraup suara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--></h3>
<h3><!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></h3>
<h3><!--[endif]--></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><a href="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/caleg-semedi.jpg" rel="lightbox[470]"><img class="alignleft size-full wp-image-471" title="caleg-semedi" src="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/caleg-semedi.jpg" alt="caleg-semedi" width="285" height="214" /></a></span>Sumenep &#8211; Melakukan ritual semedi agar memperoleh suara yang signifikan pada Pemilu 2009 tidak hanya dilakukan caleg di Banyuwangi saja. Di Sumenep, Madura pun hal serupa juga dilakukan para calon wakil rakyat.</p>
<p style="text-align: justify;">Memasuki masa tenang, puluhan calon legislatif (Caleg) di Kabupaten Sumenep, Madura melaksanakan ritual semedi. Semedi ini dilakukan untuk meminta hidayah agar meraup suara yang signifikan pada 9 April mendatang.</p>
<p style="text-align: justify;">Lokasi yang dijadikan semedi yakni Goa Jeruk, yang berada di Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep. Gua ini merupakan tempat pertapaan para raja-raja Sumenep tempo dulu seperti, Sultan Abdurrahman. Untuk menuju Goa Jeruk, harus rela berjalan kaki sejauh 1 kilometer ke utara kota.<span id="more-470"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Goa Jeruk tersebut setiap hari ramai didatangi para caleg. Namun, yang sempat ditemui detiksurabaya.com hanya 2 orang. Mereka Caleg dari Partai Demokrat Dapil 1 Sumenep, Herman Basuki dan Caleg PDI Perjuangan Dapil 1 Sumenep, H Muhni.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam ritual semedinya, selain membaca Al-Qu&#8217;ran mereka juga membakar kemenyan. Tumpukan abu bekas pembakaran kemenyan terlihat di mulut goa. Semedi para caleg tersebut bakal berlangsung selama hari tenang.</p>
<p style="text-align: justify;">Herman Basuki mengatakan, semedi yang dilakukan di Goa Jeruk merupakan bentuk tawasul untuk mendapat ridla dari Allah. &#8220;Kalau saya akan bermanfaat pada warga Sumenep, semoga terpilih,&#8221; ujar Herman pada detiksurabaya.com di lokasi, Selasa (7/4/2009).</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, Herman yang tergolong rajin melaksanakan salat malam sejak masa remaja, mengaku melakukan semedi untuk menenangkan diri. Selain itu dia juga memohon hidayah pada Allah. (Sumber Detik Surabaya).</p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;" lang="FI"><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/masa-tenang-caleg-di-sumenep-pilih-ritual-di-gua/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penerbitan PP Dosen dan Perpres Tunjangan Profesi Dipercepat</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/penerbitan-pp-dosen-dan-perpres-tunjangan-profesi-dipercepat</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/penerbitan-pp-dosen-dan-perpres-tunjangan-profesi-dipercepat#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 01:43:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>
		<category><![CDATA[pp dosen]]></category>
		<category><![CDATA[sertifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[tunjangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[Peraturan presiden tentang tunjangan profesi dipercepat. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo mengatakan, secara teknis kedua instrumen hukum itu terus digarap bahkan dipercepat. Sementara, kata Mendiknas, terkait tunjangan profesi guru maupun dosen di Depdiknas selama ini sudah dibayarkan. Jadi sebetulnya tidak ada masalah meskipun perpresnya belum diselesaikan karena Menteri Keuangan mengizinkan sebelum perpresnya terbit untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Peraturan presiden tentang tunjangan profesi dipercepat. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo mengatakan, secara teknis kedua instrumen hukum itu terus digarap bahkan dipercepat. Sementara, kata Mendiknas, terkait tunjangan profesi guru maupun dosen di Depdiknas selama ini sudah dibayarkan. <span id="more-431"></span>Jadi sebetulnya tidak ada masalah meskipun perpresnya belum diselesaikan karena Menteri Keuangan mengizinkan sebelum perpresnya terbit untuk membayarnya atas dasar permendiknas. Permendiknas ini sudah ada dan sekarang ini sudah dibayarkan dan mengucur, yang belum mengucur adalah tunjangan profesi di Departemen Agama,&#8221; kata Mendiknas saat memberikan keterangan pers di Plaza Depdiknas, Jakarta, Senin (30/03/2009) .</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun terkait surat Menteri Keuangan Nomor S-145/MK 05/2009 tanggal 12 Maret 2009, Mendiknas mengatakan, semangat surat Menteri Keuangan kepada Mendiknas dan Menteri Agama adalah untuk mempercepat proses penyelesaian PP tentang dosen dan perpres tentang tunjangan profesi. &#8220;Jadi tidak ada sama sekali maksud untuk membatalkannya. Tujuan menteri keuangan adalah agar itu segera selesai sebelum bulan Juli,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mendiknas menyampaikan, terkait tunjangan profesi di Departemen Agama, Menteri Agama telah menulis surat edaran kepada semua kantor wilayah di Departemen Agama agar segera membayarkan tunjangan profesi guru dan dosen di lingkungan Departemen Agama karena sudah boleh dibayarkan. Mendiknas menambahkan, tunjangan profesi guru dan dosen diberikan kepada guru maupun dosen tetap PNS maupun non-PNS yang besarnya adalah 100 persen gaji pokok PNS. &#8220;Untuk guru atau dosen non-PNS besarnya adalah sebesar angka ekuivalensinya atau angka kesetaraannya sesuai dengan tingkat pendidikan dan masa kerja yang bersangkutan, &#8221; katanya.**</p>
<p><em>Permendiknas RI Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Penyaluran Tunjangan Profesi Dosen</em> <span style="font-family: Arial; mso-ansi-language: SV;" lang="SV"><span style="font-size: small;"><a href="http://diknas.go.id/downloadx/1231397837.pdf">Download</a> </span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/penerbitan-pp-dosen-dan-perpres-tunjangan-profesi-dipercepat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RSJ Menur Siapkan Kamar VIP bagi Caleg yang Gila</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/rsj-menur-siapkan-kamar-vip-bagi-caleg-yang-gila</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/rsj-menur-siapkan-kamar-vip-bagi-caleg-yang-gila#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 04:39:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/rsj-menur-siapkan-kamar-vip-bagi-caleg-yang-gila</guid>
		<description><![CDATA[Persaingan yang ketat untuk merebut kursi anggota DPR/DPRD berpotensi besar menimbulkan gangguan jiwa bagi para caleg yang gagal dalam pemilu 9 April nanti. Dalam kaitan ini, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya, siap menampung pasien dari caleg yang tidak terpilih seandainya nanti kegagalan itu membuat mereka mengalami gangguan jiwa. Termasuk gangguan jiwa jenis psikotik yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Persaingan yang ketat untuk merebut kursi anggota DPR/DPRD berpotensi besar menimbulkan gangguan jiwa bagi para caleg yang gagal dalam pemilu 9 April nanti.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Dalam kaitan ini, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya, siap menampung pasien dari caleg yang tidak terpilih seandainya nanti kegagalan itu membuat mereka mengalami gangguan jiwa. Termasuk gangguan jiwa jenis psikotik yang umum disebut orang awam sebagai gila atau &#8220;hilang ingatan&#8221;. <span id="more-409"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Di RSJ milik Pemprov Jatim itu terdapat paviliun yang memiliki 30 tempat tidur mulai dari kelas utama hingga VIP untuk caleg gagal yang masih mampu membayar agak mahal bagi perawatan gangguan jiwanya. Sedangkan untuk caleg gagal yang bangkrut, RSJ Menur memiliki kamar rawat biasa yang tarifnya sekitar Rp 25.000 per hari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Menurut Direktur RSJ Menur dr Hendro Riyanto Sp KJ MM, potensi gangguan kejiwaan dari para caleg saat ini lebih besar sebab mereka tidak hanya bersaing dengan para caleg dari partai lain, tetapi juga caleg dari sesama partai.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Dari catatan Surya, sejak keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa caleg yang terpilih adalah yang terbanyak mendulang suara, nomor urut caleg memang menjadi tak banyak berguna. Sebab, caleg dengan nomor urut bawah tapi bisa meraih lebih banyak suara, mereka bisa terpilih ketimbang caleg di urutan teratas tapi perolehan suaranya lebih sedikit. Karena sistem suara terbanyak yang terpilih ini, secara individual caleg dituntut lebih banyak proaktif berkampanye ketimbang mengandalkan kampanye partai.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">“Kemungkinan besar gangguan jiwa akan dialami oleh para caleg baru yang temperamental dan berambisi sekali menjadi anggota Dewan. </span><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Sedangkan para caleg yang merupakan politisi lama dan berpengalaman lebih terlatih menghadapi keadaan. Intinya, caleg sekarang butuh kesiapan modal dan mental,” kata Hendro Riyanto.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Berdasarkan data yang ada, secara nasional kini terdapat hampir 1,7 juta caleg yang akan memperebutkan puluhan ribu kursi anggota dewan (termasuk DPD/Dewan Perwakilan Daerah). Padahal, total jumlah kursi anggota dewan dan DPD yang tersedia hanyalah sekitar 18.000-an se-Indonesia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Di Jatim saja, untuk merebut jatah 87 kursi DPR RI 2009-2014, sebanyak 1.468 caleg bertarung dalam pemilu 9 April mendatang. Sementara, untuk total 100 kursi di DPRD Jatim, jumlah caleg yang memperebutkan mencapai 1.665 orang; dan untuk 1.710 kursi di DPRD Kabupaten/Kota, jumlah caleg yang memperebutkan mencapai belasan ribu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Menurut Hendro, semakin banyak dana dan tenaga yang dikeluarkan caleg, secara umum semakin tinggi tingkat stres jika mereka tidak terpilih. Sebaliknya, semakin sedikit dana dan pikiran yang dicurahkan seorang caleg untuk merebut kursi Dewan, tingkat stresnya cenderung rendah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Sebuah penelitian dari ahli jiwa RS Hasan Sadikin Bandung yang dirilis akhir pekan lalu menyebutkan, sangat mungkin caleg yang tidak lolos bisa gila karena frustrasi. Setelah dilakukan tes terhadap para caleg di sejumlah kota/kabupaten di Indonesia, ditemukan fakta bahwa daya tahan mental para caleg umumnya tidak kokoh sehingga susah menerima kenyataan buruk apabila mereka kalah dalam pemilu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Akibat kekalahan dalam pemilu, menurut penelitian itu, para caleg bisa mengalami gangguan jiwa yang diawali dengan rasa cemas, susah tidur, putus asa, merasa tak berguna, dan kemungkinan terburuk bunuh diri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Oleh karena itu, terkait pemilu, saat ini Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan menyiagakan seluruh dokter yang bertugas di 32 rumah sakit jiwa di Tanah Air. Namun, rumah sakit jiwa hanya dapat menampung 8.500 tempat tidur.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Hendro mengungkapkan, fasilitas rawat inap di ruang paviliun R</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">SJ Menur merupakan yang terbaik yang bisa didapat pasien. Total 30 bed yang tersedia di paviliun, terbagi dalam ruang-ruang berbeda sesuai kelasnya seperti VIP 1, VIP 2, Kelas Utama 1 dan Kelas Utama 2.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Di kelas VIP, pasien akan mendapatkan ruang yang cukup luas, dengan kamar tamu, kamar tidur, serta kamar mandi dalam di satu ruangan. Selain itu, juga dilengkapi AC dan televisi. Perbedaan antara ruang VIP 1 dan VIP 2 adalah jumlah bed yang disediakan. Di ruang VIP 1 tersedia satu tempat tidur untuk satu pasien, sementara ruang VIP 2 bisa ditempati dua orang pasien. Sedangkan untuk kelas utama, fasilitas ruang hampir sama dengan VIP 2 tanpa AC, hanya kipas angin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Biaya rawat inap per hari di Kelas VIP 1 RSJ Menur Rp 350.000, VIP 2 Rp 250.000, Kelas Utama 1 Rp 150.000, dan Kelas Utama 2 Rp 100.000. (diposting dari kompas)</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/rsj-menur-siapkan-kamar-vip-bagi-caleg-yang-gila/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MUI Bangkalan : Memilih Fardu Kifayah</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/mui-bangkalan-memilih-fardu-kifayah</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/mui-bangkalan-memilih-fardu-kifayah#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 01:05:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Warta]]></category>
		<category><![CDATA[bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa mui]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[pileg 2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[Setelah lama menjadi polemik bahwa golput menurut fatwa MUI adalah haram hukumnya yang berarti masyarakat yang tidak menyalurkan hak pilihnya pada pileg(k) dan pilres yang akan datang dihukum berdosa, ini fatwa beneran apa cuman guyon. Radar madura hari ini menurunkan berita yang menyejukkan untuk masyarakat yang progolput (untung bukan golhit) bahwa MUI Bangkalan secara implisit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah lama menjadi polemik  bahwa golput menurut fatwa MUI adalah  haram hukumnya  yang berarti masyarakat yang tidak menyalurkan hak pilihnya pada pile<span style="text-decoration: line-through;">g</span>(k) dan pilres yang akan datang dihukum berdosa, ini fatwa beneran apa cuman guyon.</p>
<p style="text-align: justify;">Radar madura hari ini menurunkan berita yang menyejukkan untuk  masyarakat yang progolput (untung bukan golhit) bahwa MUI Bangkalan secara implisit tidak memfatwakan wajib memilih  itu adalah wajib tetapi menurut  KH Machfud Hadi selaku ketua MUI Bangkalan bahwa memilih adalah merupakan fardu kifayah . Seorang pemilih saja sudah dapat mewakili warga pemilih lainnya. &#8220;Itu <em>kan</em> tak ubahanya seperti menyembahyangkan mayat. Jadi, satu orang saja sudah cukup,&#8221; jelasnya. <span id="more-278"></span>Menurutnya, memilih perwakilannya di dewan, MUI Bangkalan menyerahkan pada pribadi warga. Jika ada yang berminat memilih, maka dianjurkan untuk memilih. &#8220;Kami hanya menganjurkan untuk memilih saja. Bukan mengharamkan kalau tidak memilih (golput),&#8221; ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Golput merupakan fenomena politik yang wajar dalam era domokrasi saat ini, bagaimanapun golput<span style="text-decoration: line-through;">hit</span> adalah pilihan politik  masyarakat jika merasa pada pileg yang akan datang tidak merasa keterwakilannya oleh caleg-caleg yang terdaftar di KPU/D maupun yang sudah terpancang di baliho-baliho di pinggir jalan atau para caleg tersebut tidak  mumpuni.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencegah banyaknya golput, satu hal yang harus dilakukan adalah memperbanyak sosialisasi dari caleg pada masyarakat tentang visi dan misi mereka jika mereka duduk di kursi panas DPRD. wong sampai sekarang saya juga bingung mau milih siapa?????????</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/mui-bangkalan-memilih-fardu-kifayah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

