<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:. idhamhalil .:</title>
	<atom:link href="http://idhamhalil.web.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://idhamhalil.web.id</link>
	<description>d@eng m@kassik</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Mar 2010 14:00:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.3</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>PASANGAN AZASI-DEWI KHALIFAH GELAR DEKLARASI</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/pasangan-azasi-dewi-khalifah-gelar-deklarasi</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/pasangan-azasi-dewi-khalifah-gelar-deklarasi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 14:00:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=638</guid>
		<description><![CDATA[Pasangan Azasi Hasan-Dewi Khalifah yang disebut Assifa, menggelar deklarasi sebagai pasangan Bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, pada Rabu (10/03) pagi, di Gedung KORPI Sumenep.
Kegiatan deklarasi ini dihadiri ribuan pendukungnya, dan jajaran pengurus Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Sumenep serta Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKNU Jawa Timur, Arif Junaidi, sehingga sebelum acara dimulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pasangan Azasi Hasan-Dewi Khalifah yang disebut Assifa, menggelar deklarasi sebagai pasangan Bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, pada Rabu (10/03) pagi, di Gedung KORPI Sumenep.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan deklarasi ini dihadiri ribuan pendukungnya, dan jajaran pengurus Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Sumenep serta Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKNU Jawa Timur, Arif Junaidi, sehingga sebelum acara dimulai para pendukung melakukan istighosah di Gedung KORPRI, dan ramah tamah di komplek Pondok Pesantren Aqidah Usymuni Terate Sumenep.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua DPW PKNU Jawa Timur, Arif Junaidi mengatakan, pihaknya yakin pasangan Assifa, akan mampu mendapat dukungan besar dari masyrakat Sumenep, pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) nanti.<span id="more-638"></span></p>
<p style="text-align: justify;">“Gabungan PKNU dengan Partai Bulan Bintang (PBB) ini merupakan gabungan yang unik, sebab koalisi 2 parpol tersebut di Seluruh Indonesia hanya tercipta di Sumenep,”kata Arif, ketika memberikan sambutan pada acara Delarasi Assifa di Sumenep, Rabu (10/03).</p>
<p style="text-align: justify;">Sesuai ketentuan yang ada, pasangan ‘Assifa’ tersebut, diusung oleh koalisi 3 partai politik, yakni PKNU, PBB, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, ketika deklarasi dilakukan, pengurus PKS Sumenep tidak menghadiri acara deklarasi tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Ketua DPD PKS Sumenep, Ahmad Riyadi, menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum menentukan akan berkoalisi dengan parpol mana, untuk mengusung kandidat pada Pilkada nanti. Karena, sampai hari Rabu (10/03) ini, belum ada keputusan dari DPW PKS Jawa Timur, kemana arah koalisi partai mendukung Bacabup-Bacawabup Pilkada Sumenep.</p>
<p style="text-align: justify;">“Jadi, kalau ada parpol yang mengklaim PKS telah berkoalisi mengusung kandidat, itu hanya sebuah klaim parpol tersebut. Selama ini, kami memang intens melakukan komunikasi dengan semua parpol di Sumenep, termasuk dengan para kandidat sendiri. Tapi, kami belum menentukan arah koalisi tersebut,”terangnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ahmad Riyadi juga mengemukakan, pihaknya akan menunggu keputusan dari DPW PKS Jawa Timur, terkait koalisi dengan parpol, untuk mengusung kandidat pada Pilkada Sumenep</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/pasangan-azasi-dewi-khalifah-gelar-deklarasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengurus PKNU Sumenep Tunggu Rekomendasi dari PP</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/pengurus-pknu-sumenep-tunggu-rekomendasi-dari-pp</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/pengurus-pknu-sumenep-tunggu-rekomendasi-dari-pp#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 01:30:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=636</guid>
		<description><![CDATA[Sumenep - Pengurus Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Sumenep, Madura, menunggu rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat tentang penetapan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup).
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKNU Sumenep, Deddi Eko Haryanto menjelaskan, hingga Selasa, rekomendasi dari DPP PKNU tentang bacabup dan bacawabup belum turun.
&#8220;Beberapa waktu lalu, kami telah mengajukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em><strong>Sumenep </strong></em>- Pengurus Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Sumenep, Madura, menunggu rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat tentang penetapan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup).</p>
<p style="text-align: justify;">Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKNU Sumenep, Deddi Eko Haryanto menjelaskan, hingga Selasa, rekomendasi dari DPP PKNU tentang bacabup dan bacawabup belum turun.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Beberapa waktu lalu, kami telah mengajukan nama-nama bacabup dan bacawabup yang akan diusung pada pemilu kepala daerah (pilkada) di Sumenep pada DPP PKNU. Saat ini, kami masih menunggu turunnya rekomendasi dari DPP PKNU,&#8221; katanya di Sumenep.</p>
<p><span id="more-636"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bacabup yang diusulkan oleh DPC PKNU Sumenep pada DPP PKNU sebanyak empat orang, yakni Azasi Hasan, Bambang Mursalin, Khalis, dan Moh. Dahlan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sementara untuk bacawabup, kami hanya mengusulkan satu orang, yakni Dewi Khalifah,&#8221; kata Deddi mengungkapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk sementara sesuai hasil koordinasi dengan fungsionaris DPP PKNU, kata dia, rekomendasi tentang penetapan bacabup dan bacawabup akan turun dalam waktu dekat.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Untuk kepentingan mengusung calon pada Pilkada Sumenep, kami harus berkoalisi dengan partai politik (parpol) lain. Kami hanya memiliki empat kursi di DPRD dan itu tidak cukup syarat mengusung calon sendiri pada pilkada,&#8221; katanya mengungkapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Deddi mengemukakan, sejak beberapa waktu lalu, pihaknya telah melakukan komunikasi politik dengan Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Untuk sementara, kami memang mengintensifkan komunikasi politik dengan dua parpol tersebut,&#8221; katanya menuturkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/pengurus-pknu-sumenep-tunggu-rekomendasi-dari-pp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Skenario Koalisi PKB-PDIP Sumenep Terancam Gagal</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/skenario-koalisi-pkb-pdip-sumenep-terancam-gagal</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/skenario-koalisi-pkb-pdip-sumenep-terancam-gagal#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 01:28:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=634</guid>
		<description><![CDATA[Sumenep - Skenario koalisi besar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam menghadapi pemilu kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Sumenep, Madura, terancam gagal.
&#8220;Ada perubahan peta politik yang signifikan malam ini. Kami kemungkinan besar tidak berkoalisi dengan PDIP,&#8221; kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Sumenep, Unais Ali Hisyam, saat dihubungi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><em>Sumenep </em></strong>- Skenario koalisi besar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam menghadapi pemilu kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Sumenep, Madura, terancam gagal.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ada perubahan peta politik yang signifikan malam ini. Kami kemungkinan besar tidak berkoalisi dengan PDIP,&#8221; kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Sumenep, Unais Ali Hisyam, saat dihubungi dari Sumenep, Kamis malam.</p>
<p style="text-align: justify;">Pernyataan anggota DPR-RI periode 2009-2014 itu berbeda dengan pernyataan yang dilontarkannya Kamis pagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya Unais menjelaskan, pihaknya bersama pengurus PDIP Kabupaten Sumenep akan mendeklarasikan koalisi, Jumat (5/3) besok.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Politik itu dinamis. Perkembangannya tidak dalam hitungan hari, tapi per detik. Kami sengaja menelpon untuk memberikan informasi bahwa deklarasi koalisi PKB dan PDIP pada hari Jumat, gagal,&#8221; kata Unais mengungkapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan, ada kemungkinan PKB dan PDIP Sumenep tidak akan berkoalisi guna menghadapi pilkada, dan selanjutnya akan berjalan sendiri-sendiri.</p>
<p><span id="more-634"></span></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Perkembangan politik di internal partai kami pada Kamis malam ini seperti itu. Ada sesuatu yang membuat rencana koalisi kami dengan PDIP terganjal. Intinya, ada peluang kami tidak bersama dengan PDIP menghadapi pilkada,&#8221; katanya tanpa menyebutkan alasan secara rinci.</p>
<p style="text-align: justify;">Unais mengemukakan, secara kelembagaan, PKB Kabupaten Sumenep tidak perlu berkoalisi dengan partai politik lainnya untuk bisa memberangkatkan kandidat pada pilkada.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;PKB Sumenep memiliki 11 kursi di DPRD, dan itu sudah sangat cukup syarat untuk mengusung calon sendiri. Tanpa koalisi, kami bisa memberangkatkan kandidat sendiri,&#8221; katanya menegaskan. Pilkada Kabupaten Sumenep digelar pada 14 Juni 2010</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/skenario-koalisi-pkb-pdip-sumenep-terancam-gagal/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Calon Perseorangan Pilkada Sumenep Serahkan Berkas Dukungan</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/calon-perseorangan-pilkada-sumenep-serahkan-berkas-dukungan</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/calon-perseorangan-pilkada-sumenep-serahkan-berkas-dukungan#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 06:28:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Sumenep &#8211; Dua pasangan calon perseorangan yang akan maju pada pelaksanaan pemilu kepala daerah (pilkada) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu, menyerahkan berkas dukungan kepada anggota panitia pemungutan suara (PPS) di wilayah tersebut.
&#8220;Kami menerima laporan dari pimpinan panitia pemilihan kecamatan (PPK) di sejumlah kecamatan bahwa anggota PPS di wilayahnya telah menerima berkas dukungan dari calon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><em>Sumenep</em></strong> &#8211; Dua pasangan calon perseorangan yang akan maju pada pelaksanaan pemilu kepala daerah (pilkada) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu, menyerahkan berkas dukungan kepada anggota panitia pemungutan suara (PPS) di wilayah tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami menerima laporan dari pimpinan panitia pemilihan kecamatan (PPK) di sejumlah kecamatan bahwa anggota PPS di wilayahnya telah menerima berkas dukungan dari calon perseorangan,&#8221; kata anggota KPU Sumenep, Hidayat Andiyanto.</p>
<p>Calon perseorangan yang telah menyerahkan berkas dukungan pada anggota PPS di sejumlah desa itu adalah pasangan Ilyasi Siraj-Rasik Rahman dan Mahbub Ilahi-Hasan Basri.<span id="more-632"></span></p>
<p>&#8220;Pasangan Ilyasi-Rasik melalui tim suksesnya telah menyerahkan berkas dukungan kepada 7 PPS di Kecamatan Gili Genting dan 2 PPS di Bluto,&#8221; kata Hidayat Andiyanto.</p>
<p>Sementara pasangan Mahbub-Hasan menyerahkan berkas dukungan kepada 13 PPS yang tersebar di tujuh kecamatan.</p>
<p>&#8220;Hingga pukul 15.30 WIB Sabtu ini, baru ada dua pasangan calon perseorangan yang menyerahkan berkas dukungan kepada PPS,&#8221; katanya menambahkan.</p>
<p>Hidayat Andiyanto mengemukakan, untuk sementara pula hingga jam kantor KPU tutup pada pukul 15.30 WIB, belum ada calon perseorangan yang menyerahkan berkas dukungan kepada anggota KPU.</p>
<p>&#8220;Berkas dukungan calon perseorangan itu memang diserahkan kepada anggota PPS dan KPU. Kalau mau menyerahkan dulu pada PPS, tidak masalah, karena masih ada waktu ke KPU dan sebaliknya. Penyerahan berkas dukungan calon perseorangan pada kami dan anggota PPS hingga tanggal 1 Maret 2010,&#8221; katanya.</p>
<p>Sesuai keputusan KPU Sumenep, pencalonan perseorangan pada pilkada harus memiliki dukungan sedikitnya dari 33.001 orang yang tersebar di 14 kecamatan.</p>
<p>Berkas dukungan itu berupa surat pernyataan dari warga bahwa mendukung calon perseorangan tersebut dan fotokopi KTP dan surat keterangan kependudukan lainnya, seperti kartu keluarga, paspor, dan surat keterangan domisili.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/calon-perseorangan-pilkada-sumenep-serahkan-berkas-dukungan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sapi Sonok Madura Dipatenkan</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/sapi-sonok-madura-dipatenkan</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/sapi-sonok-madura-dipatenkan#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 01:58:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>
		<category><![CDATA[madura]]></category>
		<category><![CDATA[pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[paten]]></category>
		<category><![CDATA[sapi sonok]]></category>
		<category><![CDATA[sumenep]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=627</guid>
		<description><![CDATA[Madura - Pemkab Pamekasan mematenkan hak cipta budaya sapi sonok ke Departemen Hukum dan HAM. Hal ini perlu dilakukan agar Pemkab Pamekasan mendapat kepastian budaya sapi sonok yang selama ini juga digemari oleh masyarakat Madura itu adalah milik asli dan hasil ciptaan orang Pamekasan.
Kabag Hukum Setdakab Pamekasan, Yudi Kiesna Mukti SH, mengatakan, Kamis (18/2), hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em><strong><a href="http://" target="_self"><img class="alignleft" src="http://www.indosiar.com/images/news/teropong/a_060203_sapi04.jpg" alt="" width="164" height="145" /></a>Madura </strong></em>- Pemkab Pamekasan mematenkan hak cipta budaya sapi sonok ke Departemen Hukum dan HAM. Hal ini perlu dilakukan agar Pemkab Pamekasan mendapat kepastian budaya sapi sonok yang selama ini juga digemari oleh masyarakat Madura itu adalah milik asli dan hasil ciptaan orang Pamekasan.</p>
<p>Kabag Hukum Setdakab Pamekasan, Yudi Kiesna Mukti SH, mengatakan, Kamis (18/2), hari ini pihaknya bersama Kabag Kesra Drs Hairil Basar akan mengantarkan berkas-berkas persyaratan pendaftaran untuk dapat hak cipta itu ke Kanwil Departemen Hukum dan HAM JawaTimur. Kemudian dari sana dilanjutkan untuk dinaikkan ke Depertemen Hukum dan HAM melalui Direktorat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Jakarta.</p>
<p>Beberapa berkas yang akan dijadikan pelengkap pensyaratan pendaftaran antara lain adalah berupa buku sejarah sapi sonok yang ditulis oleh Drs Khairil Basar dan berbagai keterangan formal dan catatan lainnya. ”Untuk sementara kita sendiri telah membentuk tim untuk mendapatkan hak cipta ini. Semoga saja semuanya bisa berjalan lancar,” katanya.<span id="more-627"></span></p>
<p>Apakah nanti tidak akan mendapat protes dari daerah tingkat dua lainnya di Madura seperti Bangkalan, Sampang dan Sumenep mengingat sapi sonok ini juga banyak digemari didaerah itu, Yudi Kiesna membenarkan bahwa sapi sonok itu juga banyak digemari dan menjadi kebanggaan masyarakat Madura secara umum, namun dia menegaskan bahwa asal usul sapi sonok itu dari Pamekasan.</p>
<p>“Penciptanya atau yang pertama kali memulainya adalah dari Pamekasan. Karena itu maka hak cipta sapi sonok itu pantas untuk menjadi hak milik Pamekasan. Persoalan daerah lain di Madura juga banyak yang senang itu tidak masalah apalagi kita di Madura ini kan memang satu keluarga dan saudara,” katanya.</p>
<p>Sapi sonok pertama kali dicetuskan oleh warga Batu Kerbui pesisir utara Pamekasan. Dalam sejarahnya setiap kali selesai bekerja membajak ladang, para petani biasanya memandikan sapinya itu. Setelah dimandikan maka sepasang sapi itu didiamkan ke satu tiang ”tancek’’. Kebiasaan itu juga dilakukan oleh petani lain dalam satu petak tanah tegal, sehingga tampak ramai.</p>
<p>Nah dalam perkembangannya, kemudian muncul pemikiran dari para petani untuk memilih dan melombakan mana sapi yang paling bersih dan rapi berdiri. Pasangan sapi itu juga kemudian didandani dengan asesoris lain yang indah. Kemudian dari inilah tradisi sapi sonok itu muncul, yang pada akhirnya menjadi sebuah budaya masyarakat Pamekasan dan Madura pada umumnya.</p>
<p>Sapi sonok dalam perkembangannya bukan hanya menjadi perekat hubungan sosial, namun juga memiliki makna budaya dan tehnologi. Bagi Pamekasan sapi sonok telah menjadi kebanggan tersendiri. Bupati Pamekasan telah mendapatkan penghargaan sebagai bupati yang memiliki kepedulian yang tinggi atas pelestarian budaya karena komitmennya untuk melestarikan sapi sonok ini.</p>
<p>Dari aspek sosial budaya sapi sonok mendekatkan hubugan sosial masyarakat Madura, dan dari budaya juga menjadikan sapi sonok ini sebagai sebuah hasil kreasi masyarakat yang menjadi kebanggaan. Sedangkan dari aspek tehnologi, lahirlah tehnologi untuk membibitkan sapi yang berkualitas dan menjaga kelestarian spesies sapi Madura.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/sapi-sonok-madura-dipatenkan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aliansi Parpol Non Parlemen Gelar Deklarasi</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/aliansi-parpol-non-parlemen-gelar-deklarasi</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/aliansi-parpol-non-parlemen-gelar-deklarasi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 07:15:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=618</guid>
		<description><![CDATA[Sumenep - Akhirnya dengan melalui komunikasi inten, Aliansi Parpol Non Parlemen (APNP) Kabupaten Sumenep mendeklarasikan diri. Sebanyak 15 parpol bergabung dalam aliansi strategis sebagai wujud eksistensi organisasi. Hal ini disampaikan Husin Koordinator APNP saat Deklarasi Aliansi Parpol Non Parlemen di kantor BMS, Selasa (16/02)
”Deklarasi digelar menjelang Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) 2010 nantinya. Selain itu sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em><strong>Sumenep </strong></em>- Akhirnya dengan melalui komunikasi inten, Aliansi Parpol Non Parlemen (APNP) Kabupaten Sumenep mendeklarasikan diri. Sebanyak 15 parpol bergabung dalam aliansi strategis sebagai wujud eksistensi organisasi. Hal ini disampaikan Husin Koordinator APNP saat Deklarasi Aliansi Parpol Non Parlemen di kantor BMS, Selasa (16/02)</p>
<p style="text-align: justify;">”Deklarasi digelar menjelang Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) 2010 nantinya. Selain itu sebagai wujud konsilidasi dan penguatan jaringan organisasi,” ujar Ketua Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, APNP ini memiliki kekuatan 15 parpol dan 60 ribu suara sah. Kekuatan dan potensi inilah yang diperkuat di masing-masing parpol. Apabila diarahkan kepada dukungan kandidat bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Terutama dalam memperkuat jaringan dan memperoleh pundi-pundi suara.</p>
<p><span id="more-618"></span></p>
<p style="text-align: justify;">”Kekuatan kami tidak bisa diremehkan. Ini adalah kekutan paling strategis dengan memiliki simpul basis massa yang solid. Bayangkan saja jika semua Pimpinan Kecamatan/Anak Cabang parpol digerakkan. Tentu calon yang kita dukung akan mendekati kemenangan,” kata Husin dengan nada optimis.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika ditanya siapakah kandidat yang akan diusung pada Pilkada 2010 nantinya. Husin menjawab, kami lebih kuat mengarah ke Bambang Mursalin sebagai cabup. Sedangkan untuk wakil bupati, akan dibahas setelah penetapan dukungan calon bupati.</p>
<p>”APNP sudah menyatakan mengarahkan dukungan Bambang Mursalin. Tinggal administrasi saja, tunggu saja-lah. Jika selesai akan dideklarasikan dukungan pasangan cabup dan cawabup,” tambahnya.</p>
<p>Sementara Amozi M. Hilmy Sekretaris APNP Sumenep mengatakan, suara sah pemilu legeslatif 2009 lalu adalah 560.141. Sedangkan 15 % (persen) dari suara sah adalah sejumlah 84.021 suara sah. Sementara kekuatan APNP sebanyak sekitar 60.300 suara sah. Tinggal menambahkan kekurangan dukungan dengan berkoalisi dengan parpol lainnya.</p>
<p>”Dipastikan rencananya kami akan melakukan koalisi dengan Partai Demokrat berkekuatan sejumlah 34585. Kekuatan ini lebih dari cukup dalam mengajukan pasangan cabup dan cawabup,” ujar Amrozi M. Hilmy Ketua Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) ini.</p>
<p>Ia juga mengatakan bahwa, arah dukungan akan diberikan Bambang Mursalin sebagai cabup. Selanjutnya koalisi APNP dan Partai Demokrat akan segera dideklarasikan. Namun masih menunggu hasil komunikasi dengan parpol lainnya. Baik Partai Golkar, PKNU, PBB, PKS, PDP dan bahkan PBR.</p>
<p>”Perlu dicatat bahwa APNP adalah partai pertama bersama Partai Demokrat yang mengusung Bambang Mursalin. Namun jika ditambah dukungan parpol lainnya akan semakin kuat dan mendekati kemenangan,” terang salah satu Presedium KAHMI Sumenep ini.</p>
<p>Selanjutnya Raud Faiq Jakfar Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menyatakan, dukungannya secara bulat kepada APNP. Tokoh senior parpol ini mengatakan, aliansi strategis ini merupakan wujud perjuangan non parlemen dalam Pilkada. Kekuatan APNP akan menjadi kunci kemenangan dalam meraih dukungan.</p>
<p>”Kami yakin jika didukung oleh banyak partai, gerakan lebih efektif dan tepat sasaran dalam melangkah. Kami juga siap memenangkan Bambang Mursalin sebagai cabup Sumenep dari arah dukungan yang kami berikan,” ujar mantan anggota DPRD Sumenep ini.</p>
<p>Saat deklarasi hadir sebanyak 15 ketua parpol mengukuhkan tanda tangan deklarasi aliansi. Diantaranya, P. Gerindra, PKPB, PDK, PKPI, PPRN, Partai Pelopor, Partai Buruh, dan Partai Barnas. Selanjutnya PSI, PMB, PPNUI, PPD, PPI, PPDI dan PDS.(*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/aliansi-parpol-non-parlemen-gelar-deklarasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Ulang Tahun</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/selamat-ulang-tahun</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/selamat-ulang-tahun#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 05:13:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[Tepat tanggal 17 Pebruari adalah Ultah Istriku tercinta, ibu dari anak &#8211; anakku.  Semoga panjang umur, tabah menghadapi tingkah polah anak &#8211; anak.  Semoga Sukses selalu dalam kehidupan ini Amin&#8230;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/29062007148.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-616" title="29062007148" src="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/29062007148-300x225.jpg" alt="29062007148" width="180" height="135" /></a>Tepat tanggal 17 Pebruari adalah Ultah Istriku tercinta, ibu dari anak &#8211; anakku.  Semoga panjang umur, tabah menghadapi tingkah polah anak &#8211; anak.  Semoga Sukses selalu dalam kehidupan ini Amin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/selamat-ulang-tahun/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alam Maya yang sudah tidak Maya</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/alam-maya-yang-sudah-tidak-maya</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/alam-maya-yang-sudah-tidak-maya#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 14:06:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>
		<category><![CDATA[dunia maya]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[FB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=610</guid>
		<description><![CDATA[Situs jejaring sosial semacam facebook, twitter dan banyak lagi sudah menjadi bagian dari hidup dan menjadi booming 2 tahun terakhir ini, seperti gengsi jika orang tidak pernah tahu apa itu facebook dan twitter dan dianggap gaptek jika belum masuk ke jejaring perkenalan tersebut. Rasanya ada yang kurang jika belum mengup date status kita. jika di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/waspadalah.jpg" target="_self"><img class="alignleft size-medium wp-image-611" title="waspadalah" src="http://idhamhalil.web.id/wp-content/uploads/waspadalah-300x182.jpg" alt="waspadalah" width="300" height="182" /></a>Situs jejaring sosial semacam facebook, twitter dan banyak lagi sudah menjadi bagian dari hidup dan menjadi booming 2 tahun terakhir ini, seperti gengsi jika orang tidak pernah tahu apa itu facebook dan twitter dan dianggap gaptek jika belum masuk ke jejaring perkenalan tersebut. Rasanya ada yang kurang jika belum mengup date status kita. jika di ibaratkan ada yang kurang dalam hidup jika belum buka facebook.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun banyak efek positifnya antara lain adanya penggalangan dukungan terhadap kriminalisasi KPK, bantuan koin untuk prita, juga untuk mencari saudara, teman &#8211; teman yang udah lama menghilang yang sudah tidak ketemu ujung dunianya, dengan FB akhirnya ketemu, ibaratkan sekarang dunia udah digenggaman jika udah berasik dengan FB.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari segi negatif, beberapa hari yang lalu kita disuguhi dengan berita menghilangnya seorang remaja dengan teman chattingnya yang ketemu di jejaringan sosial FB.  Teman dalam dunia maya merayu dengan rayuan gombal sehingga ketemu di dunia nyata, dalam istilah saya alam maya yang sudah tidak maya lagi. Terbukti kebanyakan teman dalam dunia mayanya hanya seorang penipu ulung yang merayu, sehingga membuat sock orang tua.</p>
<p style="text-align: justify;">Terlepas dari itu semua sebua teknologi atau hal baru apapun yg sedang menggejala, kita harus bijak menyikapinya. Karena positif atau negatifnya tergantung bagaimana kita memanfaatkannya. sekali lagi waspadalah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/alam-maya-yang-sudah-tidak-maya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Valentine dalam keseharian</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/valentine-dalam-keseharian</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/valentine-dalam-keseharian#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 07:47:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teras Diri]]></category>
		<category><![CDATA[14 pebruari]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[valentine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/?p=606</guid>
		<description><![CDATA[Setiap tanggal 14 Pebruari diperingati sebagai hari Valentine (hari Kasih Sayang) bagi kebanyakan orang, mayoritas remaja memperingatinya sebagai suatu hari yang istimewa dengan berbagi kado coklat. Dilihat dari historisnya valentine mempunyai latar belakang sejarah. Ensiklopedia Katolik menyebutkan tiga versi tentang Valentine, tetapi versi terkenal adalah kisah Pendeta St.Valentine yang hidup di akhir abad ke 3 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setiap tanggal 14 Pebruari diperingati sebagai hari Valentine (hari Kasih Sayang) bagi kebanyakan orang, mayoritas remaja memperingatinya sebagai suatu hari yang istimewa dengan berbagi kado coklat. Dilihat dari historisnya valentine mempunyai latar belakang sejarah. Ensiklopedia Katolik menyebutkan tiga versi tentang Valentine, tetapi versi terkenal adalah kisah Pendeta St.Valentine yang hidup di akhir abad ke 3 M di zaman Raja Romawi Claudius II. Pada tanggal 14 Februari 270 M Claudius II menghukum mati St.Valentine yang telah menentang beberapa perintahnya. Claudius II melihat St.Valentine mengajak manusia kepada agama nashrani, lalu dia memerintahkan untuk menangkapnya.</p>
<p>Dalam versi kedua, Claudius II memandang para bujangan lebih tabah dalam berperang daripada mereka yang telah menikah yang sejak semula menolak untuk pergi berperang. Maka dia mengeluarkan perintah yang melarang pernikahan. Tetapi St.Valentine menentang perintah ini dan terus mengadakan pernikahan di gereja dengan sembunyi-sembunyi ampai akhirnya diketahui lalu dipenjarakan. Dalam penjara dia berkenalan dengan putri seorang penjaga penjara yang terserang penyakit. Ia mengobatinya hingga sembuh dan jatuh cinta kepadanya. Sebelum dihukum mati, dia mengirim sebuah kartu yang bertuliskan “Dari yang tulus cintanya, Valentine.” Hal itu terjadi setelah anak tersebut memeluk agama nashrani bersama 46 kerabatnya.”<span id="more-606"></span></p>
<p>Versi ketiga menyebutkan ketika agama nashrani tersebar di Eropa, di salah satu desa terdapat sebuah tradisi Romawi yang menarik perhatian para pendeta. Dalam tradisi itu para pemuda desa selalu berkumpul setiap pertengahan bulan Februari. Mereka menulis nama-nama gadis desa dan meletakkannya di dalam sebuah kotak, lalu setiap pemuda mengambil salah satu nama dari kotak tersebut, dan gadis yang namanya keluar akan menjadi kekasihnya sepanjang tahun. Ia juga mengirimkan sebuah kartu yang bertuliskan “Dengan nama Tuhan Ibu, saya kirimkan kepadamu kartu ini.”<br />
Akibat sulitnya menghilangkan tradisi Romawi ini, para pendeta memutuskan mengganti kalimat “Dengan nama Tuhan Ibu” dengan kalimat “Dengan nama Pendeta Valentine” sehingga dapat mengikat para pemuda tersebut dengan agama Nashrani.</p>
<p>Versi lain mengatakan St.Valentine ditanya tentang Atharid, Tuhan perdagangan, kefasihan, makar dan pencurian, dan Jupiter, Tuhan orang Romawi yang terbesar. Maka dia menjawab Tuhan-Tuhan tersebut buatan manusia dan bahwasanya Tuhan yang sesungguhnya adalah Isa Al Masih. Bahkan saat ini beredar kartu-kartu perayaan keagamaan ini dengan gambar anak kecil dengan dua sayap terbang mengitari gambar hati sambil mengarahkan anak panah ke arah hati yang sebenarnya merupakan lambang Tuhan cinta bagi orang-orang Romawi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari beberapa versi diatas mempunyai historis berupa pengorbanan dan pembataian. Sehingga setiap tanggal 14 pebruari atau valentine day sangat banyak sekali pengorbanan pada hari itu. Pengorbanan seorang manusia sesema manusia. Pernah nggak kita bayangkan pada hari valentine berapa banyak cinta yang ditolak, sehingga sering mengorbankan diri akibat patah hati. Hari valentine cenderung merusak secara moral, karena banyak itikad yang tidak baik pada hari itu, pernyataan cinta yang kadang lebih mengarah hal &#8211; hal negatif.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya valentine itu tidak hanya setiap tanggal 14 Pebruari tetapi setiap hari, detik, menit dan jam kita peringati dengan memberikan kasih sayang pada sesema, menolong orang yang sedang kesusahaan dan masih banyak lagi ajaran &#8211; ajaran kebaikan untuk bervalentine setiap hari.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/valentine-dalam-keseharian/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bacabup PKB Sumenep Tak Ikuti Uji Kelayakan</title>
		<link>http://idhamhalil.web.id/bacabup-pkb-sumenep-tak-ikuti-uji-kelayakan</link>
		<comments>http://idhamhalil.web.id/bacabup-pkb-sumenep-tak-ikuti-uji-kelayakan#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 07:14:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Idham Halil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idhamhalil.web.id/bacabup-pkb-sumenep-tak-ikuti-uji-kelayakan</guid>
		<description><![CDATA[Sumenep &#8211; Salah seorang bakal calon bupati (bacabup) yang mendaftar pada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Ilyasi Siraj, tidak ikut uji kelayakan dan kepatutan di Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB di Jakarta.
Hal itu dikatakan anggota Tim Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) PKB Sumenep, Ahmad Rusydiy di Sumenep, Sabtu.
&#8220;Tim Pilkada DPP PKB telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sumenep &#8211; Salah seorang bakal calon bupati (bacabup) yang mendaftar pada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Ilyasi Siraj, tidak ikut uji kelayakan dan kepatutan di Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB di Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal itu dikatakan anggota Tim Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) PKB Sumenep, Ahmad Rusydiy di Sumenep, Sabtu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tim Pilkada DPP PKB telah melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan bagi bacabup yang mendaftar pada PKB Sumenep pada Jumat (12/2) malam. Ada satu bacabup yang tak ikut uji kelayakan dan kepatutan di DPP PKB, yakni Kiai Ilyasi Siraj,&#8221; katanya menambahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara, tiga bacabup lainnya ikut uji kelayakan dan kepatutan yang digelar Tim Pilkada DPP PKB, yakni Abuya Busyro Karim, Tsabit Khasin, dan Mohammad Saleh.</p>
<p><span id="more-605"></span></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami sebenarnya sudah mengundang Kiai Ilyasi Siraj untuk ikut uji kelayakan dan kepatutan. Namun, ternyata beliau tidak datang,&#8221; kata Rusydiy mengungkapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia mengemukakan, dalam proses penetapan bacabup terdapat tiga tahapan yang dilakukan Tim Pilkada DPP PKB, yakni konvensi, uji kelayakan dan kepatutan, dan survei elektabilitas para bacabup yang mendaftar pada PKB Sumenep.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Bacabup yang mendaftar pada PKB Sumenep seharusnya ikut konvensi dan uji kelayakan dan kepatutan, karena itu merupakan bagian dari penilaian oleh DPP PKB sebelum menetapkan bacabup,&#8221; ujarnya menuturkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Rusdiy juga mengemukakan, untuk sementara, DPP PKB belum bisa memastikan waktu penetapan bacabup yang akan diusung PKB Sumenep pada pemilu kepala daerah (pilkada) setempat.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami sebenarnya meminta DPP PKB mempercepat penetapan bacabup PKB Sumenep, karena pelaksanaan pilkada sudah semakin dekat. Namun, kami tidak bisa memaksa, karena itu merupakan kewenangan DPP PKB,&#8221; katanya menegaskan.</p>
<p style="text-align: justify;">KPU Sumenep menetapkan hari &#8220;H&#8221; pilkada setempat pada tanggal 14 Juni 2010.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara, pendaftaran calon oleh partai politik atau koalisi partai politik kepada KPU dijadwalkan pada tanggal 23-29 Maret 2010.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idhamhalil.web.id/bacabup-pkb-sumenep-tak-ikuti-uji-kelayakan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
