Gelombang Laut Pasang Porak-porandakan Pesta Pernikahan
By Idham Halil. Filed in W@rta Pulau |Detik.Surabaya – Sumenep – Pesta pernikahan Fujianto (25) dan Sulistiyowati (22) berakhir berantakan, Selasa (26/5/2009) malam.
Bahkan kedua mempelai terseret laut pasang saat lokasi pesta yang digelar di Desa Tanjung Keok, Kecamatan/Pulau Sapeken Sumenep, Madura diterjang air laut pasang setinggi 1 meter.
Namun keduanya berhasil diselamatkan oleh beberapa undangan dan kerabatnya. Lokasi pesta pernihanan yang ditempatkan di samping rumah pengantin perempuan tersebut berjarak 5 meter dengan bibir Pantai Tanjung Keok.
Salah seorang saksi mata, Badrul (39), warga setempat, mengatakan, tanda-tanda air laut pasang sebenarnya sudah terasa sejak siang.
Namun, karena tidak ada lokasi lain yang akan dijadikan tempat pesta pernikanan, maka pesta pernikahan yang menghadirkan 2.500 undangan itu tetap dilangsungkan di dekat bibir pantai itu.
“Saat acara pesta pernikahan itu berlangsung, tiba-tiba air laut pasang dan menerjang lokasi pesta. Pelaminan ambruk. Sedangkan para undangan berlarian menyelamatkan diri,” terang Badrul, salah satu undangan kepada detiksurabaya.com.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.
Laut pasang juga menerjang ratusan rumah warga. Bahkan dermaga di Tanjung Keok juga tenggelam. Tempat jemur rumput laut milik warga juga banyak yang rusak dan warga kepulauan di Sumenep dilanda kepanikan.
Warga kepulauan yang terparah diterjang air laut pasang yakni Desa/Pulau Sasiel, Pulau Salarangan, Pulau/Desa Saredeng, Desa/Pulau Sadulang, Pulau Sitabbok, Pulau Saular, dan Pulau Sapeken.



Wednesday, June 17th 2009 at 15:57 |
Turut prihatin menngetahui peristiwa di atas, moga² aja tidak terulang kembali…amin