Masa Tenang, Caleg di Sumenep Pilih Ritual di Gua
By Idham Halil. Filed in Warta |
Sumenep – Melakukan ritual semedi agar memperoleh suara yang signifikan pada Pemilu 2009 tidak hanya dilakukan caleg di Banyuwangi saja. Di Sumenep, Madura pun hal serupa juga dilakukan para calon wakil rakyat.
Memasuki masa tenang, puluhan calon legislatif (Caleg) di Kabupaten Sumenep, Madura melaksanakan ritual semedi. Semedi ini dilakukan untuk meminta hidayah agar meraup suara yang signifikan pada 9 April mendatang.
Lokasi yang dijadikan semedi yakni Goa Jeruk, yang berada di Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep. Gua ini merupakan tempat pertapaan para raja-raja Sumenep tempo dulu seperti, Sultan Abdurrahman. Untuk menuju Goa Jeruk, harus rela berjalan kaki sejauh 1 kilometer ke utara kota.
Goa Jeruk tersebut setiap hari ramai didatangi para caleg. Namun, yang sempat ditemui detiksurabaya.com hanya 2 orang. Mereka Caleg dari Partai Demokrat Dapil 1 Sumenep, Herman Basuki dan Caleg PDI Perjuangan Dapil 1 Sumenep, H Muhni.
Dalam ritual semedinya, selain membaca Al-Qu’ran mereka juga membakar kemenyan. Tumpukan abu bekas pembakaran kemenyan terlihat di mulut goa. Semedi para caleg tersebut bakal berlangsung selama hari tenang.
Herman Basuki mengatakan, semedi yang dilakukan di Goa Jeruk merupakan bentuk tawasul untuk mendapat ridla dari Allah. “Kalau saya akan bermanfaat pada warga Sumenep, semoga terpilih,” ujar Herman pada detiksurabaya.com di lokasi, Selasa (7/4/2009).
Selain itu, Herman yang tergolong rajin melaksanakan salat malam sejak masa remaja, mengaku melakukan semedi untuk menenangkan diri. Selain itu dia juga memohon hidayah pada Allah. (Sumber Detik Surabaya).



Sunday, February 5th 2012 at 13:23 |
I Am Going To have to come back again whenever my course load lets up – nonetheless I am taking your Feed so i can read your internet site offline. Thanks.
Tuesday, April 21st 2009 at 08:08 |
Itulah calon kita, masih mengandalkan hal – hal yang irrasional, bermimpi bintang jatuh dari langit
Saturday, April 18th 2009 at 10:11 |
Ni cma saran ja ma calon2 pa ja apa lagi caleg,hidup ni bukan sulap tp hdup ni adlh ssuatu hal yg absolute,bukn hanya “kun fayakun” tp ddalam ayat it ada proses. Merdeka! GMNI Kom. Universitas Madura.
Saturday, April 18th 2009 at 10:04 |
Calon pemimpin kok kayak gt.Yg mau di hadapi oleh mereka bukan hal yg abstrak tp hal yg brsifat teoritis,praktis. Cobalah berfikir rasional to menang jngn pakek2 retual2 segala.
Wednesday, April 8th 2009 at 04:52 |
orang-orang model gini yang nantinya tidak akan aku pilih…….
kalau hanya berdo’a, dirumah kan bisa, untung aja bukan di kuburan wakakaka