Situs jejaring sosial semacam facebook, twitter dan banyak lagi sudah menjadi bagian dari hidup dan menjadi booming 2 tahun terakhir ini, seperti gengsi jika orang tidak pernah tahu apa itu facebook dan twitter dan dianggap gaptek jika belum masuk ke jejaring perkenalan tersebut. Rasanya ada yang kurang jika belum mengup date status kita. jika di ibaratkan ada yang kurang dalam hidup jika belum buka facebook.
Meskipun banyak efek positifnya antara lain adanya penggalangan dukungan terhadap kriminalisasi KPK, bantuan koin untuk prita, juga untuk mencari saudara, teman – teman yang udah lama menghilang yang sudah tidak ketemu ujung dunianya, dengan FB akhirnya ketemu, ibaratkan sekarang dunia udah digenggaman jika udah berasik dengan FB.
Dari segi negatif, beberapa hari yang lalu kita disuguhi dengan berita menghilangnya seorang remaja dengan teman chattingnya yang ketemu di jejaringan sosial FB. Teman dalam dunia maya merayu dengan rayuan gombal sehingga ketemu di dunia nyata, dalam istilah saya alam maya yang sudah tidak maya lagi. Terbukti kebanyakan teman dalam dunia mayanya hanya seorang penipu ulung yang merayu, sehingga membuat sock orang tua.
Terlepas dari itu semua sebua teknologi atau hal baru apapun yg sedang menggejala, kita harus bijak menyikapinya. Karena positif atau negatifnya tergantung bagaimana kita memanfaatkannya. sekali lagi waspadalah
Tags: dunia maya, facebook, FB




Lewat sudah 40 hari meninggalknya gus dur, tapi masyarakat tetap mengenang beliau baik dari kaum santri abangan sampai santri priyayi dari Kaum Islam sampai dengan Kaum Lintas Agama. Sosok Gus Dur merupakan fenomena tersendiri pada abad ini khususnya di negara Indonesia. Beliau dikenal masyarakat sebgai pembela HAM yang gigih, pembela kaum marginal.