Untuk Calon Wakil Rakyat Dapil 7

By Idham Halil. Filed in W@rta Pulau  |  
TOP del.icio.us digg

Eforia  demokrasi di kangean begitu sangat terasa sekali pada pileg (bukan pilek) tahun 2009 yang jatuh tanggal 09 April 2009, hal ini dibuktikan dengan jumlah calon legislatif  pada Dapil 7 (Arjasa, Kangayan dan Sapeken) sangat banyak sekali sekitar 54 orang putra asli kangean saja dengan jumlah partai yang dijadikan tumpangan pada pileg tahun 2009 sekitar 21 parpol.

Jumlah ini sangat membengkak di bandingkan Pemilu tahun 2004 yang diikuti oleh 24 partai politik, hal ini sangat menarik sekali jika kita kaji dari  masing – masing latar belakang para caleg yang ada di dapil 7.  Kebanyakan dari para peserta yang mendaftarkan  diri untuk ikut kontestan menjadi wakil rakyat  pada dapil 7  bondonya nekat doang, rata-rata mereka tidak mempunyai kapasitas, kapabilitas, kompetensi yang memadai.

Bagaimana kita akan menaruh harapan yang besar kepada mereka jika telah duduk sebagai wakil rakyat kalau SDMnya saja tidak mumpuni (sorry bukan meremehkan). mau dikemanakan suara rakyat jika hanya di DPRD  cuma bisanya setuju saja, tanda tangan thok pada rapat paripurna terus dapat duit, duitnya duit rakyat lagi. Ingat Lembaga DPRD bukan tempatnya untuk tahlilan,  tetapi untuk menyuarakan hati nurani rakyat.


Warning: strlen() expects parameter 1 to be string, array given in /home/idham/public_html/wp-content/themes/khaki-traveler/single.php on line 25

3 Comments

  1. Comment by yonky:

    caleg dari sapeken tidak ada? :D
    btw, selamat atas launchingnya blog ini.
    bobbo katonanku mun mugai blog kite

  2. Comment by Mr`PeKeN:

    Aji mumpung, mumpung ada kesempatan, mayan buat nampang keren, duit banyak meskipun tidak tahu menahu soal tugas dan tanggung jawabnya :-D

  3. Comment by scouteng:

    se7 sekali mas, calegnya seperti itu arah bangsa gak jelas. saya punya teman yang sering ngumpul sama saya, sekarang salah satu caleg. dia pintar, tapi dia tidak pernah tau soal politik sebelumnya, bahkan dengerin berita soal pemerintahan aja gak suka, la kok tau-tau jadi caleg, la owng bidangnya gak sesuai itu. wah sepertinya ini mirip audisi mas..

Trackbacks / Pingbacks

Leave a Reply